CHANDRA GUPTA MAURYA 05 By Made Titis Maerani
By Made Titis Maeani
Index Sinopsis : Perayaan ulang tahun Dhananand dimulai di kerajaan Magadha. Sementara itu, Chanakya dan Bhairav memutuskan untuk mencari tahu Murli di antara kerumunan warga Magadha. Amatya Rakshas mengidentifikasi Murali dan menggantikannya dengan salah satu anak buahnya untuk menjebak Chanakya. Selama perayaan, seorang pria menyamar menjadi pelayan wanita mencuri bris dhanand saat terjatuh, Dhananand memenggal kepalanya. Terlepas dari rencana Amatya Rakshas, Chanakya berhasil keluar dari jebakan. Chandragupta dan teman-temannya melaksanakan tahap pertama dari rencana mereka. Mura memberikan perhiasan miliknya yang mahal dan menyelamatkan seorang anak untuk menjadi budak.
Perayaan hari kelaharan Raja Dhananad akan dimulai, Dhanand naik ke podium, ia nyengir dan melambaikan tangannya pada semua orang yang datang. Semua orang menybutnya dengan sorak sorai. Dhanand berkata"Luar biasa!".., ini jari yang hebat". Chandrahupta datang, ia memegang kalung ibunya " ini akan menjadi hari yang spesial, akubakan mencapai kebebasan dan kemudiannaku akan menemukan jawabab atas pertanyaan ku".
Saudara laki-laki Dhananad (..)berkata pada semua prajurit" hari ini pelatihan kususckaliannakan di gunakan, kalian akan melindungi kerta yang penuh dengan barang berharga.., kalian harus melindungi kereta itu". Chandra melihat kereta target.
Saudara laki-laki Dhananad (..) berkata",jaga keteta itu dengan sekuat tenaga". Chandragupta pergi, para pajurit menjalankan perintah untuk menjaga kreta sesuai perintah.
Acharya Chanakya hadir disana dengan penyamaran sebagai warga Magadha bersama Bairav. Chanakya berkata pada Bairav " berkonentrasilah untuk menemukan Murli, dia akan membawa potongan bagian dari koin ini sebagai tanda". Murli hadir diantara kerumunan warga Magadha dengan membawa sisa potongan koin di tangannya, Dhananad duduk berputar dan bros permata langkanya terjatuh di depan pelayan pria berpenampilan wanita, Dhananand melirik kearahnya dan melihat brosnya terjatuh di lantai. Kaki pelayan itu perlahan-lahan menuju pada bros milik Dhanand, Dhananad diam-diam memperhatikan, pelayan menyembunyikan bros itu di bawah kakinya dan menyembunyikannya di balik ikat pinggangnya. Dhananad menikati tarian, pandu terkejut saat melihat bros tidak.asa di jubah Dhanabad berkata" kemanac bros permata di pakian mu?". Dhananad berkata pada pandu berkata" tidak.., jangan bicara tentang permata itu sekarang, tetap diam sampai Rakhsas tiba".
Rakhsas bersama para prajurit Magadha, prajurit berkata pada Rakhsas" mentri, sesuai dengan perintah mu, kami telah mengerahkan tentara kami untuk mencari Chanakya, bahkan jika Chanakya datang kesini dia akan menyamar, bagaimana kita harus mencari dia?". Ralhsas berkata pada prajurit" tetaplah mengawasi/ jaga mata dan biarkan otak tetap tajam, kau pasti akan menemukan petunjuk". Rakhsas pergi bersana prajurit.
Chanakya dan bairav yang menyamar menjadi penduduk Magadha tidak jauh dari mereka. Murli ragu dan melihat n potongan koin di tangan Chanakya, Rakhsas datang menghentikannya"aku harus mendapatkan manfaat dari perayaan ini, aku bertemu dengan mubselama bertahun-tahun, Murli".. , ayo mari kita bicara tentang kesejahteraan satu sama lain, mati kita pergi". Murli tertangkap prajurit Magadha dan disekap. Rakhsas mencengkram leher Murli, ia berkata pada Murli" aku tahu kau datang ke sini untuk bertemu Chanakya, katakan saja dimana kau akan bertemu dengannya, bicaralah".., maukah kau memberikan aku Chanakya, atau hidup mu"..
Murli berkata pada Rakhsas" aku tidak ingin. mati, mentri".., aku akan membawa mu ke Chanakya, tolong lepaskan ikatan tangan ku dari ku". Rakshas berkata pada Murli" ingatlah jika kau menunjukkan kebodohan mu, kau akan mati". Murli betkata" ya mentri".., lepaskan ikatan tangan ku!". Prajurit melepasakan tali di tangan Murli. Murli bertanya pada Rakhsas " buksnkah kau sangat ingin bertemu dengan Chanakya?". Murli mengeluarkan bekati berjata"tanyakan juga hak yang sama pada jasad/ mayat ku". Murli bunuh diri memotong nadi dilehernya, Murli berkata"kau tidaknakan pernah bisa menemukan Chanakya, Nand akan di hancurkan". Murli tewas tangannya masih memegang potongan koin, Rakhsas mengambilnya" aku pasti akan menemukan Chanakya, Murli".., dan Nand tidak akan pernah di hancurkan". Rakhsas memerintahkan seorang prajurit Magadha" Mulai sekarang kau adalah Murli". Prajurir berkata" ya mentri". Rakhsas berkata"carilah pria yang memiliki sisa koin ini".., dia adalah Vidhnugupta Chanakya". Rakhsas nemberikan potongan koin itu pada prajuritnya.
Prajurit datang berkata pada Rakhsas" mentri raja memanggil mu"
Mura berdiri di gerbang Magadha dengan menutup wajahnya dengan dupata, ia terkejut saat melihat Rakhsas berjalan dipasar" mentri?". Mura cepat berlari dan menghindar, ia membalikkan badan saat Rakhsas hampir dekat dengan tempatnya berdiri, Rakhsas curiga dan membalikkan tubuhnya, ia melihat kesekeliling lalu lalang orang-orang dipasar, Mura telah menghilang.
Chandragupta bersama ketiga temannya masih mengamati situasi, Sthulbadra melihat kesekelilingnya dan berkata pada Chandragupta" ada banyak tentara disini". Chandrahuoa dengan tenang menjawab" jangan khawatir, aku akan perrgi dan membagikan minuman ini pada mereka, mereka akan segwra lari ketempat lain setelah mereka meminumnya.., apakah kau mengerti?". Sthulbadhra berkata"ya". Chandraguota mengambil gelas-gelas yang telah disiapkan, Sthulbadhra berguam"aku akan mencobanya".
Prajurit Magadaha yang menyamar menjadi Mruli memanggilnya" acharya chanakya?". Chanakya berbalik, prajurit yang menyamar itu menunjukkan potongan koin milik Murli dan Chanakya melihatnya.
Diluar gerbang Magadha, Chandragupta mebawarkan minuan seger. Chandragupta berkata"ini untuk prajurit kita yang berani dan setia". Chandragupta membagikan minuman pada para prajurit Magadha, ketiga teman Chandragupta tersenyum senang, Chandragupta berkata pada orajurit" silahkan ini minuman dingin, ambilah". Prajurit hanya terdiam, Chandrahupta mengambilkan gelas" hai silahkan ambil, aku yakinkan kau ini akan meleoaskan mu dari kelelahan". Prajurit itu mengambil dan meminumnya.
Dhananand melirik prajurit uang telah mengambil bros permatanya, ia nyengir. Rakhsas datang menemui Danand berkata" pengamanannya ketat, yang mulia".., chanakya akannswgera di tangkap". Dhanand betkata pada Rakhsas" aku tidak oeduli tentang Chanakya, mentri".., kau menemukan orang-orang yang kau perhatikan, aku memanggil mu kesini untuk menonton pertandingan yang menyenangkan".
Dhananad memanggil pelayan pencuri bros" pelayan, bawakan minuman dingin untuk ku". Pelayan itu hanya diam dan menunduk ketakutan, Dhanand berkata pada pelayan" hai, apakah kau akan membiarkan raja haus, untuk ulangtahun siapa kau melayani semua orang?". Pelayan itu hanya tertunduk dan diam, Rakhsas berkata pada pelayan" bodoh, kenapa kau masih disini?".., ayo cepat ikuti perintah raja". Tangan pelayan gemetaran saat akan membawakan menyuguhkan minum pasa Dhananad. Dhananad hanya nyengir, ia berdiri di depannya dan memenggal kepalanya.
Chandragupta dikelilingi oleh beberapa prajurit Magadha yang curiga, ketiga temannya tegang. Utusan Rakhsas yang menyamar menjadi Murli.menggabungkan koin, Dhananad mengambil bros permata birunya berkata"pelayan itu mencuri bros pwrmata milik ku!".., itu berarti dia telah mencuri kebahagiaan Magadha!".., orang yang mencuri harta milik raja harus mati". Seorang prajurit berkata"luarbiasa!"..,layanan minuman geratis, dan kau sangat ingin melayani raja,maka ikutlah dengan ku aku akan membawa mu pada raja" chandragupta berkata" hai tidak, aku sedang menpromosikan minuman ku.., jadi ketika orang akan meminumnya aku bisa mendapatkan uang dua kalu lipat.., aku tidak punya keberanian untuk berdiri di depan raja".., jika kau tidak.mau meminumnya, aku yang akan meminumnya". Chandragupta meminum tiga gelas berkata" baiklah, sekarang tidak ada lagi minuman yang tersisa dan sekarang juga aku akan pergi".
Chanakya berkata pada prajurit utusan Rakhsas yang menyamar menjadi Murli" jadi katakan pada ku, Murli.., darimana kita akan mencari kaisar Magadha berikutnya?". Prajurit yang menyamar menjadi Murli berkata pada Chanakya" tempat ini tidak cocok untuk membicarakan hal-hal rahasua seperti ini, kita harus pergi ketempat rahasia". Chanakya curiga dan bertanya"tempat rahasia?".., aku harap kau sudah punya tempat rahasia untuk berbicara". Prajurit yang menyamar menjadi Murli berkata"baiklah". Chanakya berkata" silahkan, aku akan mengikuti mu". Prajurit itu berjalan pergi.
Dengan sengaja Chanakya menabrakan dirinya pada seorang pria" tolong masfkan aku". Chanakya mengambil.kantong uangnya memanggil ptajurit utusan Rakhsas yan menyamar menjadi Murli " kantong koin ini terjatuh disini, apakah ini milik mu?". Ptajirit itu menjawab" iya, itu milik ku". Chanakya berfikir" itu artinya Murli telah tertangkap dan dia pasti mata-mata kerajaan". Chanakya berkata memanggil pria lainnya berkata" permisi.., ini jantong uang mu dompanlsh dengan aman di Magadha". Prajurit itu menyadari bahwa Chanakya telah pergi dan mengilang, prajurit itu kebingungan.
Seorang prajurit lainnya berguam usai meminum minuman Chandragupta" semiga penjual minuman itu menderita".., aku ingin tahu untuk aoa dia melayani ku, perut ku sakit". Sthulbadra datang"permisi Dhoti mu". Ptajurit memetiksanya"apa yang terjadi padanya?". Chandragupta datang menutupi kepalanya dengan karung dan indrajit mengikatnya dengan tali dan.mereka berempat menyembunyikannya, Chandragupta, Dhum.dan indra keluar dan tertawa. Sthulbadhramemakai pakaian prajurit yang kekecilan, sthuladhra berkata"pakian ini sangat ketat untukku" chandragupta berkata" hai, pakian ini baik-baik saja, kau yang terlalu besar" indrajit tertawa, Dhunkethu membawa pot berisi tawon, Chandragupta menyerahkannya pada Sthulbadhra" ingatlah ini, keberhasilan rencana kuta teegantung pada pot ini". Sthulbahra mengambilnya berkata"iya aku tahu itu". Pot itu hampir terjatuh dan chandragupta menangkapnya kembali". Sthulbadhra pergi membawa pot itu.
Chabdragupta memegangi kalung miik ibunya, Chandragupta berfikir" aku telah mengambil langkah pertama untuk menuju mu ibu". Mura menutup wajah dengan dupattanya berkeliaran diantara lalulalang otang-orang, ia melihat seorang anak kecil berteriak " ibu, aku tidak mau pergi!". Mura mengingat perpisahannya dengan Chandraguta sewaktu kecil. Mura berkata"Chandra?". Anak itu yerus menangis " ibu, aku tidak ingin pergi". Mura pergi melihar beberapa orang pria akan membawa anak itu pergi. Anak itu betkata",ibu aku tidak ingin pergi, sku ingin tinggal bersama mu". Mura dedih mrlihat perpisagan anak itu dengan ibunya. Ibunya berkata" maafkan aku, nak".., maagkan ibu mu". Mura berlari dan nenghentikan kedua pria itu" tidak.., berhenti!". Mura bertanya pada pria yang membawa anak itu" berapa banyak uang yang kau bayar untuk anak itu?" .., berapa yang kau bayst untuk.membeli cinta ibu itu?". Pria itu menjawab" lima ratus koin, apakah kau memilikinya?".Kedua pria itu mentertawakam Mura, anak itu yerus memukuli tangannya dan berisaha untuk mrlepaskan cengktaman tangannya ditangan yang mungil. Muta mengrluarkan bati permata berharga miliknya " permata ini lebih nerharga 15.00 koin, simpan saja ". Pria itu berkata pada temannya' dia membayar begitu banyak, itu juga hanya untuk seorang budak/prlayan". Mura menhusapmair mata anak kecil itu, ia berkata" permata itu memamg berharga, tapi untuk seorrang ibu, amslnyalah yang lebih berharga.., kau tidak akan pernah mengerti betapa berharganya air msta seorang ibu". Mura membawa anak itu pada ibuya, ia berlati.memrluk sang ibu, ibunya memeluk dan menciumnya dengan penuh kasih sayang.
Ibu ansk itu berkata pada Mura" hari ini, kau telah membuat seorang ibu dan anaknya kembali bersama-sama, aku akan dengan selenuh hati berdoa pada dewa, agar kau menfapatkan apalun yang kau inginkan". Ibu dan anak itu pergi, Mura tersenyum sementara itu Chandragupta berlari dengan menutupi wajahnua dan menabrak Mura dan membuatnya terjatuh. Mereka merasakan sesuatu yang aneh dan sangat kuat, Mura mrlihat gelangnya dileher Chandragupta, layar terpecah menjadi dua,antara Chandragupta dan Mura.
Episode mendatang : Teman-teman Chandragupta menyiapkan tahta fihutannuntuk Chandragupta, Sthulbadhra memainkannoeran bersama indera. Chandragupta berkata"pukul dia 19 kali untuk satu Cappati". Indera akan memecutnya, Chandragupta menahan pecut, Chandragupta berjata" bukan padanya, tapi pada ku".., jika taja tidak mampu untuk merasakan raaa lapar takyatnya, maja rajalah yang salah bukan rakyatnya".., dalam pertandingan tradisional kita akan membawakan solusi dari sebuah negara". Acharya Chanakya dan Chandraguota bertemu
Comments
Post a Comment