CHANDRAGUPTA MAURYA 31
By Made Titis Maerani
Index Sinpsis : Mura menyelamatkan Chandragupta dari penangkapan Durdhara di istana. Mura juga menyarankan dia cara untuk melarikan diri dari istana. Pandu melihat Chandragupta saat melarikan diri dari istana. Pandu curiga bahwa Mura mengetahui keberadaan Chandragupta, tetapi dia menolak untuk memberi petunjuk, kemudian Pandu memutuskan untuk mencari tahu tujuan kunjungan Chandragupta datang ke istana. Chandragupta yang antusias kewalahan mendengar Chanakya bahwa dia akan menyatukannya kembali dengan ibunya. Chandragupta sangat kecewa ketika Chanakya mengungkapkan bahwa tanah airnya adalah ibunya. Dengan amarah dan kekecewaannya Chandragupta membuang berlian. Sesuai rencana Chanakya, dua orang anak buah kepercayaan Seleucus menemukan berlian dalam perjalanannya ke Patliputra.
Putri Durdhara membuturi Chandragupta di belakang. Chandragupta berkata "Berlian yang tidak ada guananya di mata ku, akan menjadi alat/ media bagi ku untuk bertemu dengan mu. ibu".., kau akan segera berada didepan ku untuk menjawab semua pertanyaan ku". Durdhara terus membututinya, Mura membekap Chandragupta dan membawanya ketempat yang aman untuk bersembunyi, Durdhara kesal karena telah kehilangan jejaknya namun menemukan jejak telapak kaki di lantai. Durdhara berguam dalam kemarahannya "Chandragupta, masih ada jejak kaki mu masih ada disini, tapi aku tidak bisa melihat mu.., kenapa aku tidak bisa menemukan mu?". Mura membekap mulut Chnardgupta dan bersembunyi, Durdhara telah pergi.
Mura meminta agar Chandragupta tidak berisik, Chandragupta senang melihatnya. Chandragupta berkata pada Mura "Terima kasih karena telah menyelamatkan ku dari putri itu". Mura bertanya "tapi apa yang kau lakukan pada jam segini?".., kau pengawal sang putri di sianghari, kan?". Chandragupta berkata "Iya, tapi bagaimanapun juga aku adalah seorang budak/ pelayan dan kewajiban seorang pelayan adalah memenuhi perintah tuannya dan tuan ku yang baru agak aneh.., dia membuatku hal-hal yang tidak aku inginkan.., sebenarnya bukan untuk dia tapi untuk ibu ku".., ibu kandung ku yang telah memaksa ku untuk melakukan isi semua ini, karena aku sangat ingin bertemu dengannya sehingga aku siap untuk melakukan apa saja untuk itu.., agar aku bisa bertemu dengannya agar aku bisa memberitahunya betapa aku sangat membencinya". Mura berbalik dan menangis sedih setelah mendengar hal itu, ia menyembunyikan air mata dan kesedihannya. Chandragupta brkata pada Mura "Maafkan aku, seharusnya aku tidak mengatakan hal ini didepan mu". Mura menguasap air matanya dan berkata pada Chandragupta "aku yakin karena ikatan kitalah yang membuat mu mencurahkan isi hati mu untuk ku". Chandragupta bertanya-tanya "menjalin kedekatan?".., ikatan apa yang kau bicarakan?". Mura menjawab "Ikatan yang dimiliki oleh para pelayan satu sama lainnya". Mendengar hal itu, Chandragupta terkejut, ia mencoba untuk senyum dan menenagkan dirinya dan berkata pada Mura "Ya kau benar"
Mura berkara pada Chandragupta" kau harus pergi sekarang". Chandra akan pergi, Mura menghentikannya berkata" tidak dari sana.., pergi dari jalan ini". Chsndragipta tersenyum, Mura berkata " dengarkan!". Mura membelai Chandragupta dan memuntanya untuk berhati-hati. Chandragupta pergi.
Pandu melihat Chandragupta menyusup ke istana dan keluar dengan menggunakan tali, Pandu bertanya-tanya"mengapa Chandragupta masuk ke istana pada jam segini?".
Acharya Chanakya menyusun miniatur dan memasangkan bendera, Chandragupta datang menunjukkan berlian curiasnya pada Chanakya. Chanakya tersenyum berkata "bagus.., sangar bagus!".., aku tahu bahwa hanya kau yang bisa memenuhi tugas yang mustahil ini.., itulah sebabnya aku mengatakan suatu hari kau ajan menjadi kaisar Bharat yang bersatu". Chandragupta menolak untuk memberikan berlian itu pada Acharya Chanakya, Chandragupta berkata pada Chanakya" kita punya kesepakatan bahwa kau akan memberikan informasi tentang ibu ku dengan imbakan berlian ini.., jika kau menginginkan berlian ini, kau jarus memberitahu aku siapa ibu ku". Chanakya menjawab" tentu saja"..,bahkan aku sudah tidak sabar untuk membantumu mu bertemu dengan ibu mu". Chandragupta berkata"apa?".., apakah itu berarti kau tidak akan memberikan ku informasi, tapi akan benar-benar membantu ku untuk bertemu dengannya?". Chanakya menjawab" ya sudah waktunya kau bertemu ibu mu".., ikutlah".
Chandragupta tersenyum memegang gelang milik ibunya dan menyusul Acharya Chanakya. Mura membuat laddo dan mengingat saat ia membuatkan laddo untuk Chandragupta kecil yang sudah tidaj sabaran untuk memakannya, ia tertawa mengingat masa lalunya. Mura tertawa, ia berkata" setelah betahun-tahun aku akan memberikan msnisan ini untuk mu, Chandragupta .., aku akan membasuh kebencian mu dengan cinta keibuan ku"
Acharya Chanakya terus berjalan menuju ke suatu tempat dan Chandragupta mengukutinya di belakang, Chandragupta bertanya" seberapa jauh ibu ku?".., dimana aku bisa menemuinya?". Chanakya sampai di suatu tempat, di atas bukit dengan hamparan lautan dan gunung, Chandragupta kebingungan bertanya pasa Acharya Chanakya"apa yang terjadi, Acharya?".., kenapa kau berhenti?". Chanakya melanhutkan oerjalanannya dan Chandraguota terus mengikutinya di belakang, Chandragupta bertanya"kemana kau akan membawa ku?". Chanakya menjawab" aku akan membawa mu ke ibu mu, sangat penting untuk.mu bertemu dengannya".
Seleuscus Nicator bersama pasukannya dalam perjalanannya ke istana Magadha melewati rute pesisir pantai. Pengawal 1 berkata" yang mulia, para prajurit lelah begitu juga dengan kuda-kudanya.., haruskah kita membiarkan mereka beristirahat?". Seleuces menjawab" kita tidak bisa menyerang negara hanya dengan beristirahat, orang yang berhenti untuk beristirahat tidak akan pernah sampai pada tujuannya.., aku ingin menyerang negeri ini sedini mungkin, dan dua kali aku akan memangastkan persahabatan ku dengan Magadha dan mengambil langkah lertama ku untuk sampai pada tujuan yang ku kejar.., aku seleucus kaisar baru negara ini akan membangun kerajaan ku disini.., orang-orang india ini sangat kaya dan tujuan hidup ku untuk mendapatkannya, aku hanya akan beristirahat setelah sampai di istana Dhananand".
Mura sangat senang, ia menyembunyikan ladoo di balik duppatanya, ia merasakan seseorang sedang mengikutinya dan melihat sekelilingnya, tidak ada siapapun disana. Mura tersentak saat melihat Pandu berdiri di depannya.
Acharya Chanakya berhenti di tepian jurang dengan hsmparan lautan dan gunung. Chandragupta bertanya" Acharya, dimanakah ibu ku?". Chanakya menjawab" perhatikan baik-baik, disini ibu mu hadir dimana-mana, Chandragupta".., lihatlah langit dan ubahlah cara pandang mu ( perespektif)..,ibu mu ada dimana-mana".., gunung itu.., gunung itu adalah kepalanya, sungsi yang mengalir dengan jarak yang jauh itu adalah tubuhnya, langit besar itulah gaunnya".., Chandragupta, wanita,satu-satinya yang melahirkan kita bukan hanya ibu kandung kita, negara kita adah juga ibu kita.., kita udaranya, udara itu mengalir kepembuluh darah kita dan inilah ibu mu yang sebensrnya, Chandragupta.., tanah air mu.., rasajan angin sepoi-sepoi melalui dedaunan, dengarkan suaranya akan terdengar seperti alunanlagu pengjantar tidur, bumi ini akan menjaga mu.., inilah ibu mu, Chandragupta".., inilah ibu mu yang sebenarnya". Chandragupta hanya terdiam menahan kemarahannya.
Comments
Post a Comment