CHANDRAGUPTA MAURYA 20

By Made Titis Maerani





Index Sinopsis : Chanakya mengungkapkan tentang rencananya kepada Chandragupta untuk menobatkannya sebagai raja 'Bharat' yang bersatu.  Chandragupta menolak untuk mengikuti instruksinya dan kembali ke teman-temannya.  Sementara itu, Mura berhasil mengalihkan perhatian Durdhara dari Chandragupta dengan mengungkapkan bahwa Chandragupya hanyalah seorang budak.  Chanakya yang bersikeras membuat kesepakatan dengan Lubdhak untuk Chandragupta.  Selanjutnya, Chanakya memberikan kebebasan kepada Chandragupta dan sebagai imbalannya memintanya untuk bertemu setiap hari sekali.  Kemudian, dia memberi tahu Bhairav ​​bahwa pelajaran Chandragupta untuk menjadi raja telah dimulai.

Acharya Chanakya berkata pada Chandtagupta" ini niat ku unntuk membuat kau sadar akan takdir mu, sehingga kau bisa menjadi raja india bersatu di masa depan.., Raja Chandragupta!". Chandragupta bertanya"apa?".., apa yang kau katakan, Acharya?".., terjebak india?". Chanakya menjawab" india bersatu.., india yang bersatu".., india bersatu yang akan diperintah oleh satu penguasa dengan datu proses pemikiran". Chandragupta menteryawakan Acharya Chanakya. Chandragupta bertanya' apakah kau seorang Brahmana atau komedian"..,Acharya.., tansh tempat kau berdiri buksnlah india, tapi Magadha uang memikiki penguasa, Raja Dhananand".
Chanakya keminta kayu ditangan Chandragupta, Chanakya  menggambar di tanah, ia melingkari Chandragupta dan membetikan kayu padanya. Chanakyabetkata" aku tidak diragukan lagi berdiri di Magadha.., tapi tanah yang luas dimana ada Magadha merupakan bagian India yang diperintah oleh banyak raja uang egois dan kejam deperti Dhananand".., negara ini seperti tubuh yang membutuhkan otak, negara iniembutihkan tangan pemandu yang hanya memikirkan kesejahteraan negara dan kau akan menjadi gangan penuntun itu, Chandtagupta". Chandragupta tersentak.
Chandragupta berkata" Acharya, tampaknya prajurit Magadha tekah banyak menganggu mu karena itu kau tidak bisa menyekesaikan tidur mu". Chandtagupta tertawa, ia berkata pada Chanakya" Mungkinkah?".., maukah kau menjadikan ku penguasa?". Chandragupta menunjukkan belenggu gelang perbudakan di kakinya dan bertanya pada Chanakya",bisakah kau melihat belenggu ini?".. Ini adalah simbol perbudakan dan seorang budak tidak bisa memberikan perintah seperti raja.., dia menjadi budak dan mengikuti perintah". Acharnya chanakya berkata pada Chandragupta"sesorang hanya menjadi budak pikirannya, seseorang uang menyebrang sungai yang kecepatan yang melebihi kecepatan air adalah orang uang meuliskan sejarah dan kecepatan ini menimbulkan suatu gagasan.., sebuah gagasan yangvdedang diikuti oleh zaman bahwa hanya ksatria yang bisa memerintah.., raja mu Dhananand melanggar aturan ini".., dia menanggap jika yg bukan (non) khsatria juga bisa memerintah, dia bekerja keras untuk berhasil dalam tujuannya dan menjadi raja tidak penting datimana otang itu berasal, tapinaneh dimana proses berfikirnya membawanya lebih penting.., jika kau mrlakukannoerbuatan dengan mengingat tujuan maka tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini, Chandragupta".., bahkan kau juga bisa menjadi raja, jadi hancurkan belenggu pikiran bukan belenggu tubuh".
Chandragupta berkata pada Acharya Chanakya" terima kasih atas nasehat mu, terimalsh saran ku sekarang, dapstkah kau meluihat tumpukan jerami itu?".., pergilsh kesana dan selesaikan tidur mu, ketika sedeorang tidak/menyelesaikan tidurnya dia mulai melamun". Chandragupta tertawa terbahak-bahak, dan bertanya",Brahmana, maukah kau menjafldikan aku raja?".., apakah kau ingin membangun indua yang bersatu?". Chandragupya tertawa berkata" ya dewa, tolong beikan dia pengetahuan debelum.tsja Magadha membunuhnya, berikan dia sedikit pengetahuan, dewa.., betikan diansedikit pengetahuan, dewa.., berikan dia ilmu". Chandragupta tertawa dan berjalan pergi" betikanndia ilmu, dewa". Acharya Chanakya tersenyum. Baitav datang berkata"Acharya, itu semua bahasa yunani baginya, bagaimana kau akan membuat anak buta huruf ini menjadi raja?". Chanakya menjawab" melalui upaya terus-menerus, Bairav.., bahkan bebatuan ditepian sungai pun terbentuk dan menjadi indah setelah di hempas ombak.., idaha ku akan seperti ombak laut yang terus menerus terbentuk.., tunggu saja dan lihat bshkan Chandragupta akab betubah suatu hari nanti".
Dipasar, Chandragupta berguam sendirian"seperti raja begitu pula rakyatnya.., sejauh ini aku pikir hanya raja saja yang bodoh, detelah bertemu dengan Brshmana itu, aku menyadari bahwa semua orang disini juga bodoh". Chandragupta tersentak saat melihat Acharya Chanakya berdiri didepannya, ia mengusap kedua matanya untuk memperjelas pengelihatannya. Vhandragupta berkata pada Chanakya" itu kau, menngapakau berjalan lebih cepat?". Chanakya menjawab" karena tidak ada yang lebih penting dari waktu".., Chandragupta, jika menyangkut keamanan negara, mbuanng waktu adalah bentuk kejahatan .., aku tahu bahwa kata-kata ku terdengar seperti mimpi bagi mu, tapi ingatlah satu hal.., mimpinyang hanya dilihat oleh satu orang hanya akan tetap menjadi mimpi tapi mimpi uang dijalani oleh dua orang akan menjadi kenyataan dan aku akan membuktikan kenyataan ini, aku akan menjadikan mu raja dari India yang bersatu". Chandraguota tersenyim, ia melihat kesekelilingua dan menemukan kandang aya beserta ayamnya, Chandragupta berkata pada Chanakya"Brahmana, katakan pada ku satu hal, betapa banyak kerajaan seperti Magadha yangvakan dimiliki india?". Chanskya menjawab" Banyak". Chandragupta berksta"banyak!".., ininaneh, kau tidakn tahu ada berapa banyak kerajaan yang harus kau satukan.., wow!". Chanakya menjawab" sekitar 400 (empat ratus)". Chandraguota terkejut berkata"empat ratus!". Chandragupta melepaskan semua ayam di.kandang dan pemilik ayam meminta untuk menangkap semua ayamnya, semua orang sibuk menangkapi ayam yang berlari, Chandragupta tertawa.
Chandragupta menemui Acharya Chanakya dan beryanya",bidakah ksu melihat ayanmayam ini?".., bahkan dua  ayam tidak mau mengikuti jalan yang sama.., semuanulya telah menemukan jalannya sendiri".., lalu bagaumana 400 raja bisa bejalan bersama di jakan yang sama ?".., ketika 10 ayam tidak bisa berjalan du jalan yang sama?". Chanakya berkatapada Chandragupta" tidak perlu membuat 400 raja berjakan di jalan yang sama, negara kita hanya membutuhkan satu raja.., seorang raja yang akan menyatukan semua kerajaan yang terpisah dan mimpi mereka dan kaunakan menjadi raja itu, Chandragupta". Chandragupta mengalihkan perhatian Acharya Chanakya"apa yang telah dilakukan ayan-ayam keras kepaka itu?". Chanakya menengok kearah yang Chandragupta tunjukkan dan ia mengambil kesempatan itu untuk melarikan diri". Chanakya mencarinya didekeliling pasar. Bairav datang. Chanakya berkata"kau keras kepala, muridku".
Chandragupta berjalan-jalan bersama ketiga temannya. Indera berkata pada Chandrsguota' kami memperlakukan Lubdhak dengan buruk ntuk.menyelamatkannya dari Amatya, tapi Lubdhak tidak bodoh untuk memalas dendam pada mu".  Sthulbadhra menumpali"selain itu, lukanya masih menyiksanya, mungkin dia pasti akan marah saat melihat kita.., jadi berhati-hatilah". Chandragupta melihat Lubdhak berbicara akarb dengan seorang pria yang tidak lain Acharya Chanakya denganntampilan pakian rakyat biasa. Chandragupta berkata pada teman-temannya" tidak perlu takut dengan lubdahk".., ikutlah dengan ku". Chsndrsgioya berjalan pergi, Indera dan Sthulbadhra ketakutan, mereks menyusul Chantagupta, Indera berkata pada Sthulnadhra"marinkita pergi".
Chandragupta datang besama teman-temannya, Lubdah seketika bersikap baik menyambut Chandragupta dan memintanya datang danndiaxsudah menunggunya.
Chandragupta berkata pada Lubdhak" mari kita lupakan apa yang telah terjadi, katakan pada ku apa yang kau harapkan dari ku untuk selanjutnya.., apa yang harus aku lakukan?". Lubdhak menjawab"tidak, kau tidak perlu melakukan apapun sekarang.., pria hebat dan kaya ini telah melakukan segala sesuatu uang harus di lakukan dan dia telah membayar ku lebih dari yang ku minta untuk kenenasan mu.., mulai hari ini kau bukan lagi budak ku, berterimakasihlah pada orang hebat ini". Chandragupta bertanya " diapakah orang hebat ini". Acharya Chanakya menunjukkan wajahnya dan membuat Chandragupta tersentak kaget. Chandragupta berkata pada Lubdhak" kau tidak mengenal orang ini, dia gila!".., lihatlah disini Lubdhak, aku ingin kau menginginkan ku.., maka kesepakatan ini tidak boleh di lakukan, batalkan kesepakatan dengannya, aku akan melakukan apa yang ingin  aku lakukan".., aku akan mencuri harta terbesar  tapi tolong jangan jual aku kepasa orang ini".., ngomong-ngomong aku akan sangat berbuguna untuk mu". Lubdhak bertanya pada Chandragupta" bukankah kau lebih mendengarkan dia dari pada aku?".., kemudian dengarkan aku, nagaimanapun juga aku seorang pedagang dan kekayaan yang selalu aku doakan, aku yrlah membeli mu dengan imbalan uang dan sekarangaku menjual mu dengan tujuan yang sama.., aku punya banysk uang untuk ditukarkan dengan anak kurang ajar seperti mu, bahkan jika aku menjual mu enam kaki aku tidak akan mendapatkan uang ini".., sekarang urusan mu antara kau dan orang ini, tuan baru mu". Lubdhak pergi. 
Durdhara kesal dengan Chandragupta dan memanggil Shipra. Shipta datang menemui Durdhara dan bertanya"kenapa kau marah?". Durdhara menjawab" itu karena aku ingin pergi berburu.., beritahu pada kakakmu, komandan Badhrasal untuk memetintahkan prajuritnya agar pangeran peeplivan itu tunduk di depan ku!".., bawa dia pada ku, dia harus meminya maaf kepada ku karena tidak meminta izin dari ku, putri Magadha untuk meninggalkan istana.., tangkap dia". Mura datang berkata"putri, efek dari darah tidak memudar dengan mudah.., bagaimanapun kau adik perempuan Dhananand"..Durdhara bertanya" apa kata mu?". Muta menjawab" apa yang ku katakan benar.., ini keuntungan Magadha untuk memeiliki seorang putru seperti kau, kau pasti akan melakukan banyak hal jika kau telah naik tahta, hanya untuk seorang budaj/pelayan, kau menyia-nyiakan kemarahan seorang putri kerajaan". Durdara berkata pada Mura" pikirkan sesuatu sebelum kau mengatakan sesuatu, pelayan".., dua bukan budak tapi pangeran peeplivan seotang pangeran sejati secara alami". Mura bertanya" apakah benar dia seorang pangetan?". Mura menatap Shipra dan mentertawakan Durdhara. Siphra berkata pada Durdhara dan meyakinkan kenyataan Chandragupta" dia hanyalah seorang budak/pelayan yang oleh raja besar kita diangkat menjadi pangeran selama sehari untuk menikmati kemewahan istana sebagai hadiah". Durdhara kembali mengingat ucapan Chandragupta. Dirdhara berkata" kebenarannya seperti itu, dia telah berbohong pada ku!".., dia menipu ku!". Mura menimpali" selain sebagai pemberani dia juga beruntung .., itulah sebabnya seorang putri kerajaan membuat dirinya menderita hanya karena,seorang budaj/pelayan belaka". Durdhara menjadi sedih, Mura tertawa, Durdhara  berkata" aku tidak mengampuni dia.., Durdhara marah mendekati mura dan Shiptra menahannya" pertama, aku akan"..
Shipra berkata" biarkan dia pergi, dia kehilangan akal setelah kehilangan putranya". Mura tertawa terbahak-bahak, Shipra beryanya pada pelayan lainnya"apa yang kau lihat?".., bawa dia pergi dari sini!. Dua orang pelayan wanita membawa Mura pergi, Durdhara berkata pada Shipra"kau tidak perlu memberitahu kakak ku apapun.., pelayan itu bahkan tidak pantas untuk tinggsl bahkan diingatan ku, itulah sebabnya kita tidak perlu membuang waktu dan tentara kita untuknya
Mura berfikir"aku yelah berhasil, tidak akan ada prajurit Magadha yang akan mengikuti Chandra".
Chandragupta menemui Acharya Chanakya dan beryanya"apa kau melihat ayam-ayam ini?".., bahkan dua  ayam tidak mau mengikuti jalan yang sama.., semuanulya telah menemukan jalannya sendiri".., lalu bagaumana 400 raja bisa bejalan bersama di jakan yang sama ?".., ketika 10 ayam tidak bisa berjalan du jalan yang sama?". Chanakya berkatapada Chandragupta" tidak perlu membuat 400 raja berjakan di jalan yang sama, negara kita hanya membutuhkan satu raja.., seorang raja yang akan menyatukan semua kerajaan yang terpisah dan mimpi mereka dan kaunakan menjadi raja itu, Chandragupta". Chandragupta mengalihkan perhatian Acharya Chanakya"apa yang telah dilakukan ayan-ayam keras kepaka itu?". Chanakya menengok kearah yang Chandragupta tunjukkan dan ia mengambil kesempatan itu untuk melarikan diri". Chanakya mencarinya didekeliling pasar. Bairav datang. Chanakya berkata"kau keras kepala, muridku".
Chandragupta berjalan-jalan bersama ketiga temannya. Indera berkata pada Chandrsguota' kami memperlakukan Lubdhak dengan buruk ntuk.menyelamatkannya dari Amatya, tapi Lubdhak tidak bodoh untuk memalas dendam pada mu".  Sthulbadhra menumpali"selain itu, lukanya masih menyiksanya, mungkin dia pasti akan marah saat melihat kita.., jadi berhati-hatilah". Chandragupta melihat Lubdhak berbicara akarb dengan seorang pria yang tidak lain Acharya Chanakya denganntampilan pakian rakyat biasa. Chandragupta berkata pada teman-temannya" tidak perlu takut dengan lubdahk".., ikutlah dengan ku". Chsndrsgioya berjalan pergi, Indera dan Sthulbadhra ketakutan, mereks menyusul Chantagupta, Indera berkata pada Sthulnadhra"marinkita pergi".
Chandragupta datang besama teman-temannya, Lubdah seketika bersikap baik menyambut Chandragupta dan memintanya datang danndiaxsudah menunggunya.
Chandragupta berkata pada Lubdhak" mari kita lupakan apa yang telah terjadi, katakan pada ku apa yang kau harapkan dari ku untuk selanjutnya.., apa yang harus aku lakukan?". Lubdhak menjawab"tidak, kau tidak perlu melakukan apapun sekarang.., pria hebat dan kaya ini telah melakukan segala sesuatu uang harus di lakukan dan dia telah membayar ku lebih dari yang ku minta untuk kenenasan mu.., mulai hari ini kau bukan lagi budak ku, berterimakasihlah pada orang hebat ini". Chandragupta bertanya " diapakah orang hebat ini". Acharya Chanakya menunjukkan wajahnya dan membuat Chandragupta tersentak kaget. Chandragupta berkata pada Lubdhak" kau tidak mengenal orang ini, dia gila!".., lihatlah disini Lubdhak, aku ingin kau menginginkan ku.., maka kesepakatan ini tidak boleh di lakukan, batalkan kesepakatan dengannya, aku akan melakukan apa yang ingin  aku lakukan".., aku akan mencuri harta terbesar  tapi tolong jangan jual aku kepasa orang ini".., ngomong-ngomong aku akan sangat berbuguna untuk mu". Lubdhak bertanya pada Chandragupta" bukankah kau lebih mendengarkan dia dari pada aku?".., kemudian dengarkan aku, nagaimanapun juga aku seorang pedagang dan kekayaan yang selalu aku doakan, aku yrlah membeli mu dengan imbalan uang dan sekarangaku menjual mu dengan tujuan yang sama.., aku punya banysk uang untuk ditukarkan dengan anak kurang ajar seperti mu, bahkan jika aku menjual mu enam kaki aku tidak akan mendapatkan uang ini".., sekarang urusan mu antara kau dan orang ini, tuan baru mu". Lubdhak pergi. 
Durdhara kesal dengan Chandragupta dan memanggil Shipra. Shipta datang menemui Durdhara dan bertanya"kenapa kau marah?". Durdhara menjawab" itu karena aku ingin pergi berburu.., beritahu pada kakakmu, komandan Badhrasal untuk memetintahkan prajuritnya agar pangeran peeplivan itu tunduk di depan ku!".., bawa dia pada ku, dia harus meminya maaf kepada ku karena tidak meminta izin dari ku, putri Magadha untuk meninggalkan istana.., tangkap dia". Mura datang berkata"putri, efek dari darah tidak memudar dengan mudah.., bagaimanapun kau adik perempuan Dhananand"..Durdhara bertanya" apa kata mu?". Muta menjawab" apa yang ku katakan benar.., ini keuntungan Magadha untuk memeiliki seorang putru seperti kau, kau pasti akan melakukan banyak hal jika kau telah naik tahta, hanya untuk seorang budaj/pelayan, kau menyia-nyiakan kemarahan seorang putri kerajaan". Durdara berkata pada Mura" pikirkan sesuatu sebelum kau mengatakan sesuatu, pelayan".., dua bukan budak tapi pangeran peeplivan seotang pangeran sejati secara alami". Mura bertanya" apakah benar dia seorang pangetan?". Mura menatap Shipra dan mentertawakan Durdhara. Siphra berkata pada Durdhara dan meyakinkan kenyataan Chandragupta" dia hanyalah seorang budak/pelayan yang oleh raja besar kita diangkat menjadi pangeran selama sehari untuk menikmati kemewahan istana sebagai hadiah". Durdhara kembali mengingat ucapan Chandragupta. Dirdhara berkata" kebenarannya deperti itu, dia yelah berbohong pada ku!".., dia menipu ku!". Mura menimpali" selain sebagai pemberani dua juga beruntung .., itulah sebabnya deorang outri kerajaan membuatvdirinya menderita hanya kareba,seorang budaj/pelayan belaka". Durdhara menjadi sedih, Mura tertawa, Durdhara  berkata" aku tidak mengampuni dia.., Durdhara marah mendekati mura dan Shiptra menahannya" pertama, aku akan"..
Shipra berkata" biarkan dia pergi, dia kehilangan akal setelah kehilangan putranya". Mura tertawa terbahak-bahak, Shipra beryanya pada pelayan lainnya"apa yang kau lihat?".., bawa dia pergi dari sini!. Dua orang pelayan wanita membawa Mura pergi, Durdhara berkata pada Shipra"kak tidak perlu memberitahu kakak ku apapun.., pelayan itu bahkan tidak pantas untuk tinggsl bahkan diingatan ku, itulah sebabnya kita tidak perlu membuang waktu dan tentara kita untuknya
Mura berfikir"aku yelah berhasil, tidak akan ada prajurit Magadha yang akan mengikuti Chandra".
Chandragupta berkata pada Acharya Chanakya dihutan"kau mengatakan pada ku untuk memecahkan belenggu pikiran ku, tapi kau tetap membuat ku menjadi budak/pelayan, bukankah kau menganggap diri mu seorang sarjana?" .., tapi masih mendukung tradisi perbudakan Magadha yang keji.., keyika aku tidak mendendengarkan mu, kau menggunakan kekyatan uang untuk memoerbudak ku".., kau telah membeli ku tapi aku merasa tidak dijual, lakukan apapun yang kau bisa, tspi aku bukan budak mu!".
Acharya Chanakya memanggil Bairav untuk memberikan kampak, Chandragupya berkata pada Chanakya",jadi kau berpura-pura menjadi sarjana anti(non) kekerasan).., tapi sekarang kau menggunakan senjata, gunakanlah". Acharya,Chanakya meninta teman-teman Chandragupta untuk menangkapnya, meteka memeganginya. Chsndragupta beryanya"apakah kalian semua telah kehilangan itu (gelang belenggu)?"..,  apa yang salah dengan mu?".., kau teman ku, lepaskan aku, biarkan aku pegi!".
Chandragupta menatap Acharya Chanakya" kau membujuk teman-teman ku, tapi aku tidak akan di tekan oleh siapapun.., kau ingin menyerang ku, kan?".., lakukan, tapi aku tidak ingin menjadi raja". Chsnakya berjalan menghampiri Chandragupta dan menghancurkan helang belenggu di kaki Chandragupta, ia mengambil pecahan gelang belenggu itu dan menunjukkannya pada Chandragupta, membuang kampak dan juga gelang di depannya.
Achatrnya Chanakya berkata pada ketiga teman Chandragupta untuk membiarkannya pergi. Chandragupta terdiam, Chanakya berkata pada Chandragupta" sekarang kau telah bebas".., kau dapat/bisa pergi kemanspun yang kau inginkan, kau dapat berkekiaran, tapi kau harus datang menemui ku sekali dalam sehari, aku telah membayar banyak untuk kebebasan mu.., bukankah kau akan melakukannya untuk menunjukkan rasa terima kasih mu?". Chandragupta menjawab"aku pasti akan melakukannya.., aku  pasti akan melakukannya.., tapi aku akan segera melunasi.., membayar mu dan aku dapat bebas". Chanakya hanya tersenyum dan pergi Baitav mengikuti dibelskang. Teman-teman Chandragupya secara diam-diam akan melarikan diri namun Chandragupta menyadarinya, dan menahan Sthulbadhra dari bekakang "gendut!, kenapa lalisn semua mau mengikuti perintahnya?". Sthulbadhra menjawab",bukankah kaminteman mu?".., brahmana itu hanya mengharapkan kebaikan untuk mu". Chandragupta kesal betkata"brahmana itu gila!". Sthulbadhra berkata pada Chandragupta" cara dia bekeja memang unik, tapi dia akan sampai pada tujuannya ". Syhulbadhra ingin mrmeluk Chandragupta, nanun Chandragupta marah dan mendorongnya. Bairav berkata pada Acharya Chanakya",kau telah banyak menghabiskan uang  untuk membeli anak itu". Chanakya berkata pada Bairav" jangannkatakan dia sebagai anak.laku-laki, dapa dia dengan raja masa depan". Barav betkata fan beryanya pasa Chanakya"baiklah, tapi kenapa kau membelinya jika kau harus membebaskannya?".., bagaimana dengan pelayihan raja masa depan?". Chanakya menjawab " pelatihan akan segeta di mulai, Bairav".., tapi baik Chandragupta maupunnkau tidak akan menyadarinya berakhirnya perbudakan .., ini metupakan langkah awal Chandragupta menjadi raja, dia telah melewati berbagai rintangan gari ini'. Chandragupta ditampilkan, Chanakya berkata" sekarang perjalanan akan di mulai, perjalanan Chandragupta menjadi raja Chandragupta".




Comments

Popular posts from this blog

CHADNRAGUPTA MAURYA 54 By Made Titis Maerani