CHANDRAGUPTA MAURYA 23

By Made Titis Maeani

 

 


Index Sinopsis : Mura yang emosional menghadapi Chankya karena mengirim Chandragupta ke istana Dhananand. Chanakya mengungkapkan niatnya yang sebenarnya kepada Mura bahwa dia ingin menarik perhatian Chandragupta terhadap kesalahan Dhananand. Dhananand mencurigai Mura tetapi dia dengan cerdik menanamkan di kepala Dhananand bahwa temannya, Seleucus bisa menjadi orang yang berkonspirasi melawannya. Dhananand yang kesal membakar hadiah yang dikirim oleh Seleucus. Kemudian, Chandragupta terkejut saat teman-temannya melawannya setelah mengikuti instruksi Chanakya.

Mura datang menemui Acharya Chanakya  yang sedang mengasah pedang berkata"aku menyatakan niat mu untuk menciptakan bangsa yang bersatu, kau menyatakan Chandra menampilkan ciri-viri yang luar biasa, ini alasan mengapa,aku tidak bisa menyatskan yang sebenarnya meskioun begiti dekat dengannya, sku tidak bisa menghujanu/ mencurahkan cinta keibuan ju padanya yang telah menunggu selama 12 tahun sebagai .., seorang ibu aku telah menyaksikan pembunuhan Veerbadhra yang juga putra dari orang lain, hanya untuk memberikan jalan keluar yangvaman untuk Chandragupta ku dan calon kaisar mu dari istana.., tapi kau mengirimnya ke Dhananand itu sebagai gantinya". Acharya habya terdiam mengasah pedang, Mura berteriak kesal "Acharya!" dan membuatnya tersentak. Mura berkata pada Acharya Chanakya"aku harap kau tahu nahwa istanyanya tempat yang paling tidak aman dan penuh dosa di dunia.., inilah sebabnya aku mengirimnya kesana".

Acharya Chanakya menyelesaikan pengasahan pedangnya berkata pada Mura" sekarang, setelah kau bertenu dengannya disana, pastilah jelas untuk mu bahwa Chandragupta sangar membenci mu".., ya yang mulia.., aku sudah tahu sejak awal bagwa Chandragupta sabgat membenci ibunya..,orang yang membenci ibunya tidak dapat merubahnya dengan mudah untuk menjadi seorang patriot .., tapi setelah Chandra tinggal diistana dia tidak akan lagi fokusxakan kebencuan pada ibunya, mungkinnChandra akan mengembangkan kebenciannya pada Dhananand yang kejam.., karena dia akan menyadari bahwa Dhananand tidak layak untuk memerintah negara ini.., kita harus mengetahui akar penyebab masalah sebelum menemukan solusi untuk itu".., selain itu, aku mengirimnya ke istana dan membuatnya menyadari betapa besarnya bahaya yang akan ditimbulkan Dhananand bagi negara, pedang harus digosokkan ke batu terus menerus untuk membuatnya tajam".., yang mulia aku katakan sebelumnya bahwa tujuannku untuk menuntut pengorbanan, akan banyak yang mati untuk tujuan mulia menyatukan bangsa, kau harus mengorbankan cinta keibuan mu untuknya, putra mu akan menghadapi tantangan hari demi hari.., kau harus menerimanya sebagia pengorbwnan dari pihak mu, lau sendiri pemiliki klan prajurit.., kau tahu betul bahwa kau tidak dapat belajar tantangan oerang hanya mendengarkan tanpa membacanya".., sebaliknya, sesorang harus berjuang untuk belajar tentang perang, seseorang dengan tujuan yang sulit perlu menapatkan pelatihan yang keras, jika Chandragupta harus memimpin negara di masa depan, dia harus menjadi pengawal adik permempuan dari Dhananand yang tiran itu..,pengalamannya yang keras di istana akan mempertajam karakter Chandragupta seperti pedang ini.., sehingga dia bisa mencabik-cabik Dhananand yang kejam itu dan berpisah ketika waktu yang tepat tiba".

Chandragupta datang "Acharya.., Achsrya buka pintunya". Achara Chanakya meinta pada Bairav untuk membawa mura keluar dari ointu belakang. Bairav menurutinya. 

Chanakya berkata pada Mura"pastikan Chandragupta tidak tahu bahwa kau datang kesini, silahan pergi". Bairav membawa Mura pergi, Chandragupta meminta agar Acharya Chanakya membukakan pintu.

Setelah Mura  pergi, Acharya Chanakya membukakan pintu dan Chandragupta telah berdiri di depan pintu lalu melemparkan sekantong koin padanya. Chandragupta berkata pada Chanakya"apakah kau tidak membayar 2.000 unit untuk membayar ku?".., itu 4.000 unit untuk mu, dua kali lipat dari uang yang kau berikan pada Lubdhak.., setelah aku melunasi hutang kuaku sudah tidak berhak lagi untuk mengikuti petintah mu lagi".., untuk selanjutnya yang bernama kaisar aku hanya punya satu tuan bernama Dhananand".

Beberapa pasikan tentara Magadha berkumpul, Dhananand berdiri diluar. Amatya Rakhsas datang berkata pada Dhanand" yang mulia, sesuai perintah mu ksmi telah menungkatkan keamanan istana". Dhanand berkata pada Rakhsas" tapi kita masih belum menemukan pelaku ysng menyerang adik ku, mentri"..,bahkan aku tidak tahu siapa yang memunta mereka untuk melakukannya dan dimana mereka sekarang". Rakhsas berkata pada Dhananand" yang mulia, aku juga ingin tahu itu, aku sedang mengejarnya, aku akan segera menangkap mereka". Seekor burung elang hitam terbang di udara menjatuhkan ular piton  tepat di depan mereka.

Ketika prajurit maju rakhsas menghentikannya. Rakhsas berkata pada Dhananand"  pikirkan yang mulia, kenapa burung elang menjatuhkan ular piton?". Dhananand menjawab"itu karena ukar piton memakan telur burung elang.., ular itu pasti melakukan hal yang sama". Rakhsas berkata" itu menunjukkan bahwa orang lain bisa menjadi musuh satu sama lain karena alasan pribadi, yang mulia.., ular piton mencoba untuk memakan telur burung elang.., telur-telur itu bukanlah sasarannya tapi burung elang, itulah yang memperdalam permusuhan mereka". Dhananand bertanga" apakah  kau ingin mengatakan orang yang menyerang adik perempuan ku".. Dhananand melirik Mura yangvsaat itu melintasi jalan, Dhananad berkata pasa,Rakhsas"dia musuh ku".., apakah aku benar?". Amatya Rakhsas menjawab" kau benar, yang mulia". Dhananand mencurigai Mura.

Mura dilorong istana menatuh hiasan pot bunga, ia mengingat kata-kata Chandragupta yang menyatakan kebenvlciannya pada ibunya dan ingin bertemu dengan ibunya sekali saja dan mengatakan bahwa ia sangat membencinya. Mura menangis, Dhananand datang dan mengejutkannya dengan.mengalungkan ular piton yang telah mati di tubuhnya. 

Dhananand berkata pada Mura",jadi kailah yang telah berkonspirasi melawan adik ku!".., hanya karena .., aku telah membunuh putra mu, jadi kau membalaskan dendam, kau menyerang adik ku!". Mura berkata pada Dhananand" aku sangat membenci mu, aku tidak akan menyerang Durdhara dan membuang waktu ku, aku akan menusukkan pedang ke jantung mu.., yapi itu hanya masalah kesenangan bahwa ada orang lain yang juga membenci mu, mereka ingin menyakiti mu, bahkan akan.lebih menyenangkan lagi bahkan kau tidak tahu siapa mereka.., mungkin mereka tidak meninggalkan bukti apapun, sangat sulit bagi mu untuk mengenali/mengidentifikasi mereka.., mungkin mereka tinggal disini sebagai teman mu". Dhananand berfikor tentang Seleucus lalu menatap mura lalu membuang bangkai ular piton dan meminta Mura untuk membersihkannya. Dhananand berjalan pergi.

Mura berguam" keraguan kecil sudah cukup untuk membakar seluruh kerajasn, Dhananand"..,  terima kasih Acharya Chanakya karena telah mengajari ku menghunakan keraguan terhadap ku untuk melawannya".

Chandragupta dan ketiga temannya melihat peta istana Magadha. Chandragupta bertanya" ada lebih 500 kamar di istana, jika aku mencari setiap kamar untuk mencari ibu ku aku akan membutuhkan waktu 1,5 tahun". Chanakya datang melemparkan uang di depan chandragupta dan teman-temannya.

Chanakya berkata pada Chandragupta" ada aturan dalam perbudakan untuk membebaskan diri dari hutang, kau harus membayar tuan mu sepuasnya.., aku tidak busa membebaskan mu dari Lubdhak karena aku serakah dengan uang.., aku ingin ksu melakukan tugas khusus untuk ku".

Chandragupta berkata pada Chanakya" satu-satunya cara untuk melarikan diri dari cengkraman mu adalah memberi tahu Raja Dhananand tempat persembunyian mu.., dengan begitu aku akan mendapatkan hadiah darinya dan membebaskan diri dari mu". Chandragupta menyeringai. Chanakya berkata dengan tenang"itu memang pemikiran yang hebat, aku menyarankan mu untuk segera mendekatinya tanpa banyak membuang waktu". Dhumkethu dannSthulbadhra tersentak. Chanakya berkata"sebaiknya aku harus menemani mu, mari kita pergi". Chandragupta menyerah berkata" aku tunduk pada mu". Chandragupta berjalan pergi.

Badhrasal berkata pada Dhananand" seleucus telah mengirimkan mu hadiah balasan, dia juga yelah mengirimkan pesan..,seleucus berkata bahwa dia enang menerima semua pelayan wanita mu yang telah dikirimkannoleh mu sebagai hadiah". Badhrasal membuka tirai penutup lukisan berjabatan tangan antara , Badhrasal berkata pada Dhanand" itu bukan hanya sebagai hadia tapi tanda selecus ingin selalu menjadi teman dekat mu". Dhananand meragukannya, ia berjalan ke lukisan itu dan kemudian mengingat kata-kata Mura tentang musuh yang berdiri disampingnya dan menyulutkan api dengan obor ditangannya, Bhadrasal tersentak. Dhananand tertawa terbahak-bahak melihar lukisan itu teebakar. Amatya Rakhsas datang dan ikut tersentak melihatnya. 

Rakhsas berkata pada Dhanand" yang mulia, kenapa kau melakukannya?".., kita punya kesempatan untyk berteman dengan selescus, membakatlr hadiahnya akan mengudang/menarik permusuhan untuknya". Dhananand berkata pada Rakhsas" Mahamatya, mungkin pancaran dari karunia ini telah membuat mu kehilangan visi tentang apa dimasa depan, itulah sebabnya kau tidak bisa memahami bahwa musuh kita telah menyembunyikan keong pertempuran, dengan menyerang adik ku .., musuh kita telah bergerak, sekarang aku akan melakukan /membuat langkah ku untuk waspada.., siapapun bisa menjadi musuh kita bahkan seleucus, dia adalah orang yang palung bermimpi untuk memerintah kerajaan ini, mungkin dialah yang akan menjadi musuh kita dalam pakian/kedok seorang teman.., peringatkan informan/mata-mata mu, cari tahu apa yang ada dudakan pikiran seleucus". Rakhsas menjawab"tentu saja yang mulia". Amatya Rakhsas pergi, Dhananand melihat penug amarah kukisaan yang terbakar.

Chandragupta kesal fan berguan.senfirian  berkata" biksu itu sangat aneh, dia tidak terkejut degan ancanan ku.., jika aku memberi tahu kausar tentang tempat persembuyiaannya, maka aku tidak akan bertanggung jawab atas apa yang dia alami". Chandragupta terkejut saat melihat Acharya,Chanakya berdiri di depannya. Chandragupta berkata dengan Chanakya" namaknya sekarang kau bisa berfikir dengan benar, aku tahu kau datang untuk meminta maaf dengan ku ..,baiklah, aku tidak akan mengungkapkan tempat lersembunyian mu pada kaisar, tapi ingatlah satu syarat , akan lebih baik jika kau tidak ikur campur dengan pekerjaan ku".., kekayaan yang telah ku berikan pada mu gunakan itu unyuk pekerjaan santai mu dan temukab kaisar baru untuk Bharat.., selamat tinggal". Chandragupta pergi. Acharya Chanakya berkata pada Chandragupta"sku tidak datang kesini untuk mengucapkan selamat tunggal pada mu, Chandragupta.., aky datang untuk melakukan perjalanan bersama mu ke istana, bahkan aku harus menyampaikan pesan penting kepada kaisar. , jika aku ikut dengan mu, maka tugas ku akan menjadi mudah". Chandragupta berkata" aku mengerti, tapi infirmasi apa yang kau punya/ miliki tentang mu". Chanajya berkata" aku hanya ingin memberi tahu pada jaisar tentang apa motif  mu untuk menerima tawarannya.., ya Chandra, aku sangat tahu bahwa 4.000 koinyang kau bawa itu telah di berikan oleh kausar Dhananand, bahkan aku tahu betul mengapa jau mau menerima menjadi pengawal adik leremoyan Dhanand, agar kau bisa mencari ibu mu tanpa halangan dengan tinggal di istana Dhananand". Chandragupta berkata" cara prajurit  Magadha mengejarmsmpaknya akan segera setelah kau muncul di hadapan kaisar, kepala mu akan segera di penggal dari tubuh mu". 

Chanakya memegangirambutnya berkata padaChandragupta" tali jika tujuan ku tetap tidak lengkap, maka hidup ku juga tidak lengkap bsahkan jika aku mati.., ada rang yang bisa menyampaikan kebenaran tentang mu kepada Dhananand". Chandragipta bertanya"betulkah?".., siapakah mereka?". Chadraguota terkejut saat melihat ketiga teamannya datang chandragupta bertanya kepada ketiga temannya (sthulbadra, indeta dan Dhunketu) " dengan menjadi teman ku bagaimana kalian bisa melawan ku dan mendukung Brahmana gila ini?". Teman-teman Chandragupta hanya diam dan tertunduk. Chanakya berkata" keheningan mereka telah memberi tahu mu tentang apa yang akan mereka lakukan, jika kau ingin bebas dari ku maka kau harus membetitaku tentang semua kegiatan yang terjadi diistana Dhananand, setelsh dibebaskan dari tugas mu, ketika kau kembali dari istana Magadha maka kau akan menceritakan secara rinci kegiatan yang terjadi secara disana untuk hari ini, satiap malam aku akan membetikan tugas untuk kau selesaikan.., sekarang demuanya tergantung pada mu".., apakah kau ingin bebas darinku dengan memberikan informasi atau apakah kau ingin mrnyerahkan hidup mu dengan mengungkapkan tentang rahadia mu kepada Dhananand". Chandragupta hanya terdiam menatao kesal Acharya Chanskya.





 

 

 

 

Comments

Popular posts from this blog

CHADNRAGUPTA MAURYA 54 By Made Titis Maerani