CHANDRAGUPTA MAURYA 14

By Made Titis Maerani
 
 

 
 
 


Index Sinopsis : Dhananand ingin menyambut kedatangan Putri Durdhara, Chandraguota mengusulkan idenya untuk mengadakan pesta/ festival besar untuk mentambutnya, Chanakya mencemadkan nasib Mura dan Chandragupta dalam.bahaya besar


Dhananand melihat pakian anak laki-laki milik Mura, ia berkata"Luar biasa".., amu tidak menyangka Mura pintar menjahit". Daauma berkata pada Dhanand" kau luar biasa". Dhananand berkata Daaima" Ayolah, kau memganggap ku sangat kejam mengharaokan aku tifak.menyukai bakat Murni". Daaima menjawab"tentu saja, aku akan melakukannya". Suara Mura terdenar" Tinggalkan aku biarkan aku pergi!".., apa yang sudah aku lakukan?".., lepaskan aku". 

Prajurit membawa Mura menemui Dhananand. Daaima bertanya ada Mura " apakah kau mengenali jubah ini?". Dhanand menunjukkan pada jubah anak-anak yang digantung, Mura terkejut saat melihatnya. Daaima berkata pasa mura"bertahun-tahun yang lalu kau berduka selama 13 hari setelah kematian putra mu, apakah kau ingat?".., kau telah menyumbangkan pakian dan mainannya, tapi lihat apa yang ku temukan hari ini..,jubah yang di jahit oleh mu untuk putra mu yang sudah tiada/meninggal".., seandainya jika putra mu masih hidup dia akan berusia"..

Daaima berusaha menghitung dengan jarinya, Dhanand menimpali perkiraan usianya" 16 tahun!". Daaima berkata"ya!". Mura hanya terdiam, Daaima berkata pad Mura" hanya wanita gila yang akan melakukan itu untuk putranya yang telah tiada/ mrninggal, dan kau tidak gila.., itu artinya putra mu belum tiada".., ini menyiratkan bahwa selama bertahun-tahun kau membuat kami berada dalam kegelapan dan berbohong kepada kami". Mura mengatakan" semua orang tahu bahwa putra ku sudah mati". Daaima tidak mempercayainya " kau benar-benar keras kepala, lalu jubah siapakah itu?". Mura mengatakan pada Daaima" aku sedang membuat sesuatu, aku tidak punya informasi tentang hal itu". Daaima berkata',dengan menemukan jubah yang tidak dikenal di istana".., ini pertanda buruk atau konspirasi". Daaima memanggil Maitri, Maitri datang. Daaima berkata"minta tentara untuk menyeretnya ke dapur, kemarin kakinya yang terbakar tapi kali ini aku yang akan membakar tangan yang membuat jubah ini". 

Dhananand tidak setuju akan hal itu" tidak.., tidak.., tidak".., untuk kekerasan seperti itu!".., menyiksa wanita yang tidak berdaya dan bermasalah".., tidak, ini tidak benar.., untuk sesuatu yang dia katakan bukan milik anaknya/ putranya".., dia telah meninggal!".., apakah aku benar?".., jubah inilah yang menjadi akar dari semua masalah kita". Dhananand memanggil prajurit, prajurit datang memberikannya obor. Dhanand  berkata" jika tidak ada jubah maka tidak akan ada kecurangan" Mura terkejut berkata" tidak.., tidak". Daaimaa menghalangi Mura, Mura memohon " tidak!.., lepaskan!".., jangan di bakar". Dhanand menyulutkan api dan membajar semua jubah, Mura berkata"tolong berhenti, jangan di bakar". Mura menangis, Daaima terus memeganginya, Dhanabad mentertawakannya.

Mura berkata pada Daaima"biarkan aku pergi". Jubah itu telah terbakar hangus, Daaima menyeringai dan meleoaskan Mura. Mura berusaha untuk memadamkan api dengan tangannya, ia menangis sedih. Dhananand dan Daaima tersenyum puas melihatnya.

Dhanand berkata pada Daaina",ketika,aku masih kecil, kau akan menceriyakan kisah itu".., ya, tentang Holika!".., Holika di bakar dan Pralad selamat dan Ptalad mewakili kebenaran".., jubah itu telah dibakar dan kebenaran ada didepan kita, anaknya (putranya) masih hidup.., tapi dimanakah pangeran Piplivan?". Mura menjawab" aku tidak tahu, aku belum melihatnya,selama 12 tahun.., aku tidak tahu dumaba dia berada atau entah apa yang dia lakukan". Dhanand berkata pada Mura" begitu banyak pertanyaan.., kekhawatiran seperti itu!".., sementara aku ada disini?".., tidak.., tidak".., inilah tugas raja untuk menemukan jawaban atas pertanyaan rakyatnya.., aku tidak bisa melihat mu dalam keadaan ini, aku pasti akan menemukan putra mu dannaku akan pastikan untuk menyelesaikan masalah ini, maksud ku putra mu!". Mura terkejut menatap Dhananand. Daaima tersenyum puas, Dananand berkata pada Mura" ini akan menjadi hukuman atas dosa kebohongan dan penipuan yang kau lakukan selama ini". Daaima menyeringai, Dhananad bwrkata pada mura" putra mu anak mu akan membayar kejahatan mu".., saat kau menemukan abu putra mu yang sudah meninggal, taruhlah abu jubah ini padanya". Mura terkejut, Dhananand dan Daaima pergi. Mura menangis dan mengambil semua pakian yangtelah hangus terbakar. 

Di lorong istana, Daaima berkata pada Dahanand" jangab khawatir.., seorang raja seoerti mu bisa menemukan seorang anak, dia akan segera berada di depan mu". Badhrasal datang menemui Dhanand" anak laki-laki itu menolak tawaran untuk menjadi pangeran selama sehari.., dia telah melarikan diri karena takut"

Mura datang menemui Dhanand dan Daaima saat mereka melewati lorong istana, Mura berkata" sama seperti anak itu tidak terintimidasi oleh kekuatan dan posisi mu yang sama, putra ku juga tidak akan takut pada mu.., tapi dia tidak akan lari, putra ku pasti akan datang, dia pasti akan datang, Dhananand". Chandragupta ditampilkan berlari, Mura berkata" putra ku akan membakar kalian semua menjadi abu". Mutmra melemparkan abu ditangannya di depan Dhanand dan Daaima. 

Dhananad marah berkata pada Badhrasal" hei, apakah kau tidak mendengar seorang oelayan wanita menantang ku?".., aku ingin anak itu ada disini".., dia pasti akan menjadi pangeran selama sehari seperti yang aku perintahkan". Daaima berkata pada Badhrasal  untuk menaruh Mura dipenjara bawah tanah yang paling  tanpa ada makanan dan juga air untuknya.  Daaima pergi, Badhrasal menangkap Mura.

Badhrasal mengumpulkan semua prajuritnya berkata" kalian semua telah melihat anak itu, semua orang di pataliputra juga sudah melihatnya dan oleh karena itu telah menyebar keseluruh wilayah.., temukan anak itu dan bawa dia kesini!". Chandragupta datang mengejutkan mereka "itu tidak akan diperlukan". Semua prajurit memberikannya jalan, Chandragupta tersenyum.

Chandragupta berkata pada Badrhasal "maafkan aku, aku sedikit takut melihat kemegahan istana ini, tapi kemudian aku berfikir ini tidak akan sopan untuk raja dan aku menerima tawaran raja.., aku akan menjadi pangeran Magadha selama sehari".

Lubdhak marah berkata" Chandragupta telah menghancurkan barang kita dengan menyiramkan minyak  diatasnya, biarkan anak itu datang kesini.., aku akan pastikan untuk mengulitinya  hidup-hidup dan menghukumnya sampai mati".., aku lubdhak memberikan sumpah ku".

Chanakya datang berkata pada, Lubdhak",aku akan membayar semua ini". Chanakya membawakan sayur-saturan di atas pedati. Lubdhak berkata pada Chanakya",kau tampak seperti seorang pedagang danndepertinya kau juga berdagang disini.., nah, aoa yang kau inginkan sebagai ganti untuk membayar kerugian ini?". Chanakya melihat kesekelilingnya, Lubdhak meminta para budak/ pelayannya pergi. Chanakya mengatakan pada Lubdhak" tidak banyak, aku hanya membutuhkan informasi tentang Chandragupta, bocah itu". Lubdhak menjadi marah dan memindahkan semua barang milik Chanakya, ia berkata" Chandragupta?"..,aku tidak ingin berbicara tentang dia".., dia,adalah ular, penipu , dia pembohong, seseorang yang tidak bisa ku percaya.., tidak mungkin untuk mengendalikannya". Chanakya berkata" aku mengerti, tapi jika itu tidak mungkin kenapa Chandra masig bersama mu?".., kenala dua tidak kabur dan kenapa dia menjadi budaj/pelayan mu?". Lubbdhak menjawab",Chandra bukan kagi budak/pelayan ku, dia bersama ku katena kebenciannya rerhadap ibunya dan itulah yang membuatnya tetap dekat dengan ku". Chanakya bertanya" kebencian?".., tapiChandra selalu memaksi gelang ibunya".

Lubdhak berkata pada,Chanakya" kau terlihat bijaksana, tapi kau tidak akan mengerti bahwa kebencuan lebih banyak disimpan dihati dari pada cinta, gelang itu bersamanya untuk mengingatkannya bakas dendam untuk ibunya.., ibunya yang yelah menjualnya untuk beberapa koin".., kebencian dapat menaungi kebijaksanaan seseorang dan buktinya adalah Chandragupta". Kilas balik ditampilkan saat Chandragupta menyiramkan minyak diseluruh bagian rumahnya dan menuntut agar Lubdhak mengatakan hal yang sebenarnya msja Chandra akan membakar seluruh rumahnya dan Lubddhak yang ketakutan memberitahu bahwa ibunya ada istana. Kilas balik berakhir. Lubdhak berkata pada Chanakya" Chandra menuju ke istana untuk mencari ibunya". Lubdhak lergi, Chsnakya terkejut dan menghentikannya"apa!"..,kenapa keistana?".., bagaimana Chandra akan menemukannya?".Lubdhak menjawab" Chandra bisa nengendalikan apa saja, dia telah mengetahui  bahwa Raja Dhanand sangat menghormati ibunya dan si dungu itu sedang menuju ke istana.., aku hanya ingin tahu gangguan apa yang akan Chandra buat di istana". Lubdhak pergi. Chanakya berfikir" sekatang Chandragupta dalam masalah".

Saudara laki-laki Dhananand (..) datang menemui Pandu dan memberinya salam. Saudaranya (..) berkata pada Pandu" aku telah memerintahkan/ menginstrusikan beberapa Brahmana  untuk melakukan pemujaan kesehatannmu agar lebih baik, bunga-bunga ini untuk hal yang sama". Pandu marah fan membuangnya, Pandu berkata oada Saudaranya (..)"bunga-bunga ini tidak bisa memberikan kedamian untuk ku begitu juga dengan pemujaan, aku akannmenemukan kedamian dengan pembalasan". Saudaranya meminta para pelayan dan brahmana keluar. Saudaranya bertanya pada Pandu"apakah kau sudah gila?".., peryama kau berani untuk mencuru kepaka patung emas milik raja dan kau telah kehilangan jari mu, apa itu madih belum cukup bagi mu untuk mengendalikan diri mu untuk membalaskan dendam.., anggap saja aku tidak mendengarkannya jarena aku tidak mendukungnya". Saudaranya berjakan  pergi, Pandu menahannya.

Pandu berkata"aku ingin membalaskan dendam bukan untuk Dhananand, aku ingin membalaskan dendam dari anak itu.., karena siapa aku telah kehilangan jari ku". Kilas balik menampilkan saat Chandraguoya mengungkap pencuru kepala patung emas di depan dhananand dan secara tidak sadar pandu tidak menerima atas semua pendapat Chandragupta tenyang barang bukti dan jejak yang ditinggalkan si pencuri dan Dhananand mengigit jari telunjuk debelah kanannya hingga putus. Kilas balik berakhir.

Pandu berkata pada Saudaranya "karena diaklah aku telah kehilangan kehormatan dan jari ku". Saudaranya (..) berkata pada Pandu' aku telah mendengar bahwa raja telah mengundang anak itu untuk tinghal di istana selama sehari". Pandu bertanya" bukankah kau telah mendengarnya?".., dan dengan demikian aku inginnkita berdua bergandengan tangan dan menjadikan hari itu menjadi hari terakhirnya".., aku ingin menyelesaikan anak itu".., apakah kau tidak mau melakukannya untuk kakak mu?".

Pandu mengulurkan tangannya, saudaranya setuju dan menjabat tangannya. Chandragupta nemakai jubah pangeran. Sthulbadhra berkata pada Chandragupta" kau sadar bahwa untuk menemukannibu mu adalah tujuan mu, tapu untuk mencatinya di istana bisa berbahaya". Dhumkethu berkata oada Chandragupta" bahkan mungkin ibu mu tidak ada di sana dan mereka akan menemukan alasan yang sebenarnya mengapa kau pergi ke sana?".., lalu apa yang akan terjadi?"

Chandraguota berkata",bagainana jika benar ibu ku ada di sana?".., aku tidak ingin melewatkan kesempatan ini".., aku pasti akan pergi ke istana". Teman-tenannya mencemaskan Chandragupta.

Sementara itu, Mura di penjara, ia meyakinkan dirinya" kau 0asti akan datang, Chandragupta".., kau akan melewati semua rintangan dan masalah di jalan mu.., kau pasti akan datang".., kau oasti akan datang, putra ku". Mura menangis.

Bairav bertanya pada Chanakya" bagaimana sekarang, Acharya?". Chankya menjawab",kita akan melindyngu raja masa depan, Chandragupta telah mengundang masalah dengan memutuskan untuk pergi ke istana.., aku harus mengeluarkannya dari sana bagaimanapun caranya".

Prajurit Magadha telah menjemput Chandragupta dan akan membawanya ke istana. Chandraguppta teringat akan pertanyaan Subadhra" apa yang akan kau lakukan jikac kau bertemu dengan ibu mu?". Kilas balik ditampilkan, Chandragupta menjawab" aku akan melarangnya untuk menyebut dirinya sebagai ibu ku, aku akan mengungkapkan dirinya yang sebenarnya dan bertanya padanya bahwa jika memang dia harus menjual ku untuk menjadi budak lalu kenaoa dia harus melahirkan aku?". Sthulbadhra bertanya",apakah kau akan memlermalukan ibu mu di depan pengadilan?".., kau tidak seperti itu Chandragupta". Chandragupta berkata",itulah yang pantas dia dapatkan, aku pasti akan melakukan segalanya untuk menyakitinya, karena aau telah banyak melihat rasa sakit dimasa kecil ku".., dia yang tekah menjual.ku, putranya sendiri untuk beberapa koin.., dia harus membayar untuk masa kecip ku yang hilang". Kilas balik berakhir.

Chandragupta sampai di istana dengan menjadi pangeran. Chandragupta mengingat kembali saat Indera berkata" itu istana yang besar.., begitu besar bahkan perlu waktu berminggu-minggu untuk betkeliking ke  seluruh tempat".., ada ribuannorangvyang tinggal disana lalu bagaimana jau akan menemukan ibu mu dalam waktu sehari?". Chandragupta mengatakan" menurut Lubdhak dua bukanlah wanita biasa tapi seseorang yang sangat dikagumi raja, dia diperlakukan sebagai seorang ratu, jadi seharusnya tidak akan sulit untuk menemukannya". Dhumkethu berkata pada Chandragupta"kau tidak tahu bagainana penampulannya dan bahkan jika dia muncul di hadapan mu.., bagaimana kau akan mengenalinya?".., bagaimana kau akan menjalankan rencana mu di hadaoan raja?" . Chandragupt berkata" aku berpendapat/ berasumsi bahwa raja Dhananabd ajan mengawasi ku seperti elang dan aku akan memastikan bahwa aku akan selalu berada didekatnya, akubakan mengubah keadaan dengan cara bahwa dia akan menghadirkannya di depan ku". Dhumkethu berkata"pikirkan baik-baik sebelum pergi, Chandra"..,ini akan menjadi menentang". Kilas balik berakhir. Chandragupta mengeluarkan gelang itu, ia berkata",ketika hasilnya menjadi begitu penting maka seseorang harus menghadapi tantangan, aku ajannsiap untuk menghadapi apapun.., untuk pada akhirnya mengakhiri penantian ku slama bertahun-tahun". Chandraguoya menyimpannkembali gelang itu, layar terpecah menjadi dua antara Mura dan Chandragupta. Chandragupta berkata",aku datang ibu, untuk membalas dendam"

Comments

Popular posts from this blog

CHADNRAGUPTA MAURYA 54 By Made Titis Maerani