CHANDRAHUPTA MAURYA 11
Index Sinopsis : Chandragupta berhasil untuk menyelamatkan nyawa semua pemuda dan teman-temannya yang tidak bersalah dan mengungkap dalang pencurian itu yang tidak lain adalah saudara lak-laki Dhanand (Pandu). Dhanand marah dengan Pandu dan mengigit putus jari telunjuknya. Atas kekagumannya pada Chandragupta, Dhananad meminta agar Badhrasal membawa Chandragupta ke ruangannya, Chandragupta mendapatkan kesempatan untuk menjadi pangeran sehari sebagai hadiahnya.
Chandragupta berdiri didepan tangan Dhanaad dengan tangan mengepal, ia berkata pada Dhanad" inilah buktinya, yang mulia". Seketika tanla diduga, Pandu menuduh Chandragupta" dia pembohong". Chandragupta mendegar hanya tersenyum, Dhansnd menatap pandu dengan sinis dan menaruh curiga dengan apa yang pandu katakan.
Pandu berkata" bahkannaku tidak mendekati peti/ brankas itu, aku bahkan tidak pergi kesana saat pencurianitu terjadi, lalu bagaimana bisa milik ku bisa ada disana".
Chandrahupta tersenyum, Candragupta berkata" ini sebush partikel kecil, ini cukup ntuk membunktikan kejahatannya". Pandu memuduh Chandragupta" dialah pencurinya, sekarang aku akan memenggal kepalanya". Dhananand menghentikan Pandu, para prajurit mengarahkan pedang dan mengelilingi pandu. Dhanand berkata pada Pandu" aku tahu bahwa kau serakah, tapi kau mencuri hadiah yang kau berikan untuk ku.., mengapa begitu kakak?". Pandu berkata pada Dhanand" maafkan aku, aku butuh sayu tahun untuk membuat pedang itu, yapi itu juga penting bagi ku untuk memberikannya kepada mu, sehingga kau menghargai ku, aku berfikir untuk mrnberikannya kepada mu tidak didepan semua orang dan kemudian mencurinya kembali untuk mendapatkan kembali uang yang pntas ku dapatkan untuk itu, aku tahu bahwa kejahatan ku tidak bisa di maafkan.., tapi aku kakak mu".., apakah kau tidak bisa meemasgkan aku?". Dhanand memerintahkan mundur prajuritnya.
Dhanand mengatakan pada Pandu" kau tidak perlu memberitahu mu apa yang kau maksudkan untuk ku.., Daaima..,apakah kau ingat?"..,aku memegang jarinya dan belajar berjalan". Daaima menganggukan kepalanya. Dhanand memegang tangannOandu berkata" tangan ini yang memberikannaku makan berkalu-kali".., aku belajar menghunakan senjata, setiap kali aku terjatuh, dia memegang tangan ku setiap kali menyelamatkan ku.., kau sosok ayah untuk ku".
Pandu berkata Dhanand" terima kasih telah menaafkan ku, kau adik laki-laki ku.., tapi hari ini.., belaskasih mu tekah membuktikan bahwa, kau lebih baik dari pada ku dalam hal menilai".
Dhanand yangbterus memegangi jari telunjuk Pandu berkata" lebih baik kau tetap memegang status sebagai kakak laki-laki ku, aku akan selalu lebih muda bagi mu dalam segala hal".., tidak, aku tidak akan pernah berubah untuk mu".., bahkan tidak hari ini". Dhananad menghigit jari telunjuk Pandu hingga putus, Pandu berteriak kesakitan. Daaimaa dan semua orang terkejut, telunjuk Pandu telah putus dan darah berlumuran di mulut Dhanand. Pandu yeus menjerit mesakitan, Daaima meminta prajurit untuk membawa pandu keruangan tabib, dia prang tabib membaqa pandu pergi.
Dhanand berkata pada semua orang yang hadir di persidangannya" orang-orang Magadha, setelah melihat meadilan dari kaisar mu, tidak peduli besar atau kecil kejahatan tidak asa lenjahat Nagadha yang akan di ampuni" ..,bahkan juga tidaj pada kakak laki-laki ku".., masih ada beberapa orang dipengadilan ini yang tidak menyadari kekuatan dan status ku".., mereka membuat kesalahan, aku berharap mereka memlerbaiki cara mereka, karena tidak ada yang bisa lepas dari pandangan ku". Dhananad tersenyum saat melihat Chandragupta dan menghampirinya.
Dhanand bertanya pada Chandragupta"apa yang kau inginkan sebagai hadiah untuk.pekerjasn yang luar biasa ini, nak?". Chandragupta tersenyum, ia berkata pada Dhanand"satu tindakan meadilan mu telah menyebabkan ketakutan pada semua orang, sekarang tolong lakukan satu hal lagi yang akanembuat semua orang akan.menguji mu, bebaskan semua tahanan yang tidak bersakah ini, yang mulia". Dhananand hanya terdiam, Mura berfikir " mengapa aku merasa bahwa dia adalah putra ku?". Dhanand memanghil pelayan untuk mengambilkan kampak, Dhanand berkata pada Chandraguota" ketika seseorang berbicara terlalu banyak didepan mu, aku memotong lidahnya dengan kampak yang sama". Chandragupta ketakutan, begitu juga dengan Mura dan ketiga temannya. Dhanand berkata pada,Chandraguota" tapi kau telah menhaga rasa hormat ku, aku lasti akan memenuhi meinginan mu". Chandragupta dan ketiga temannya senang, Dhamanand memberikan kampak itu pada Chandragupta, Dhanaband berkata" pergilah dan bebaskan teman mu sendiri". Dhanand menyerahkan kamoak itu dan meminta Chandra untuk membebaskan mereka, Chandragupta berterima kasih, Chandragupta memotong tali ketiga dan membwbaskan mereka dan berpelukan. Mura beryanya-tanya" Chandragupya, apakah itu kau?". Chandraguoya dan teman-temannya membebaskan semua pemuda. Mura berfikir" ya itulah dia, dia putra ku/ anak laki-laki ku".
Seorang lemuda berkata pada ayahnya" tidaj, jangan lakukan itu". Ayahnya berkata" kenapa aku harus diam?".. Hanya karena dia seorang raja?".., dia tidak bisa menindas orang-orang yang tidak bersalah". Chandragupta datang berkata pasa ayah sari pemuda itu"paman, inu bukanlah waktunya untuk protes,bawalah putra mu pergi dari sini dan pulanglah sebelum.kaisar berubah pikiran". Ayah sari peemuda itu menolaknya" tidak, aku akan meastikan bahwa aku akan mengatakan apa yang ada di hati ku".
Ayah dari pemuda itu berterisk dengan lantang "Raja Dabanand". Dhananand menoleh kearahnya, Chandragupta mengangkat tangannya dan bersorak sorai untuknya. Wajah Mura menjadi kecewa. Dhananand neninggalkanntahtanya, ia berkata pada Badhrasal" anak ini sepertinya istimewa, dia tahu untuk mengungkapkan pendapatnya, dia juga tahu untuk menyenangkan kaisar.., bawa dia keruangan ku". Dhanannd bergegas pergi, Chabdragupta dan semua orang masih bersorak sorai untuk Dhanand, dengan rasa kecewanya Mura berfikir tentang Chandragupta" orang yang bisa memuji Dhanand jahat tidak bisa berhubungan dengan ku". Mura pergi.
Ketika teman Chandragupta datang menemuinya. Indera berkata pada Chandragupta" hari ini kau telag membuktikan bahwa kay bukanlah manusia". Dhumkethu menimpali" kau reinkarnasi dewa". Chandragupta mencari kesekelilingnya, Indera bertanya pada Chandragupta"siapa yang kau cari?". Chandraguota menjawab " lubdhak, hari ini dia harus mengungkapkan identitas ibu ku". Chandragupta menemukan Lubdak dan menghentikannya, ia telah keluar dari istana dan melarikan diri, saat Chandragupta menghentikan lubdhak, Badhrasal menghentikannya. Chandragupta bertanya" apa yang terjadi sekarang?".., pencurunya telah terungkap dan bahkan kaisar telah membebaskan ku bebaskan aku sekarang". Chandra akan pergi, Badhrasal mengjalanginya, ia berkata pada Chandragupta" aku disini untuj menunjukkan jalannya, kaisar ingin bertemu dengan mu". Chandraguota betkata" itu sagar hebat, bahkan aku akan menundanya suatiu saat nanti dan kemudian kami akan duduk di taman dan memuji keindahannya, tapi sekarang aku punya tugas penting yang harus aku lakukan, biarkan aku lergi". Badhrasal mendorong Chandragupta dan mengeluarkan ledangnya, ketiga tweman Chandraguota ketakutan. Badhrasal.berkata pada Chabdragupta" tidak ada yang bisa megabaikan perintah kaisar". Chandragu0pta berfikir" Dhananand, ini terakhir kalinya bahwa jau menjadi rintangan untuk penvarian ibu ku".
Acharya Chanakya mendengar seirang pria berkata" anak itu membebaskan pemuda yang ditahan oleh Dhananand". Bairav berkata pada Chanakya" Acharya, anak itu telah membebaskan semua pemuda yabg telah ditahan oleh Dhanand". Chanaky berkata"mungkin bulan tekah muncul dengan sendirinya untuk melundungu Magadha dari panasnya marahari yang disebut Dhanand". Bairav bertanya" kenapa mungkin, Acharya?". Chanakya menjwab "karena aku masih belum yakin dengan pikihanku, Bairav".., aku setuju bahwa anak itu memiliki keterampulan yang luar biasa, dia cerdas, dia pemberani.., tapu untuk membuat ku percaya bahwa dia cocok untuk menjadi kaisar Magadha, dia harus melalui beberapa tes agi". Bairav neryanya"tapi, apakah kita akan mempertaruhkan hidup kita untuk seseorang tentang siapa, apakah kau masih tidak yakin?". Chanakya berkata pada Bairav"ini bukanlah pencarian untuk menemui anak yang memenuhi syarat, tapi pencariannya untuk menemukan kaisar yang akan menanggung beban masa depan Bharat"
Chandragupta memasuki gerbang istana Magadha, ptajurit memberi hormat dengan pedang mereka pada Badhrasal mengabgkat oedangnya jeudara,,Chandraguota menirukan gayanya dengan mengambil belati kecil miliknya. Badhrasal bingung melirik Chandhragupta hanya nyengir dan memasukan pedang kembali. Chandraguota kagum dengannkemegahan istana, ia mencium aroma lezat makanan" itu aroma yang begitu luar biasa" dan melihat beberapa orang pelayan mengantarkan makanan, Chandragupta bertanya pada Badhrasal" katakan pada ku, kaisar mubtampaknya begitu kurus, lalu bagaimaba dia bisa makannsebanyak itu?".., pasti ada banyak sisa makanan?".., apa yang akan di lakukan dengan makanan sebanyak itu?". Badhrasal menjawab" makanan sebanyak itu bukan untuk kaisar, itu untuk anjingnya". Chandragupta terkejut setelah mendengarnya, ia berguam heran" untuk anjing?".
Mereka melanjutkannlerjalanan, Chandraguota sampai ditempat dimana baju dan senjata perang mendiang Raja Chandravardan di musiumkan. Chandragupta merasakan hal yang aneh dan melihat kesekelilingnya. Chandragupta berjalan menghampiri musium dan menyentuh baju besi, Badhrasal datang Chandragupta berkata" ini". Badhrasal mengatakan pada Chandragupta" pedang dan juga baju besi ini milik raja Pliplivan, dia berani mengangkat suaranya untuk melawan kaisar". Chandragupta hanya terdiam, Badhrasal berjata"jika kau tidak pergi dari sini maka aku akan membunuh mu dengannpedang yang sama". Badhrasal berjalan pergi, Chandeagupta bejalan pergi dan berhenti, ia berguam" Piplivan, kedengatannya tidak asing (familliyar)". Chandragupta memandangi baju besi dan senjata itu dan berjalan pergi.
Chandragupta dan Badhrasal sampai pada ruangan Dhanand. Chandragupta sangat senang, ia duduk di ayunan nanunnl Badhrasal memarahinya " kau". Chandragupta melompat karena terkejut, Chandragupta berlari melihat tahta Dhanand, Badhrasal geram berkata" hai kau, jangan berani pindah dari tempat mu sampai kaisar tiba". Badhrasal menyerey Chandragupta turun diantara pelayan, Chandragupta bertanya pada Badhrasal" kenapa kau menjadi marah atas segalanya?". Pengumuman memberi tahu bahwa Raja Dhanand dalam perjalanannya, Chandragupta dan swmua pelayan bersujut dan menundukkan kepalanya menyambut Dhanand.
Dhanand masuk keruangannya dan betdiri di depan Chandragupta, Chandragupta memandanginya. Dhanabad nyengur dan Chandragupta menundukkan kepalanya kembali. Dhanand menyentuh kepala dan tambut Chandragupta, ia berkata pada Chandraguota" rambut mu dangat indah, jika jau cukup beruntung, mungkinnsku akan menata rambut mu dengan tangan ku sendiri". Dhanand naik ketahtanya, Chandragupta berkata pada Dhanand" tidak raja ku, aku senang dengan rambut ku tang panjang dan lebat, jika kau benar-benar meminta,rambut seseorang, maka kau harus memotong yambut teman ku disini ( badhrasal).., dia sangat keras kepala". Dhananad tertawa dan berkata" memang, kau sangat berbeda.., aku terjesan dengan mu".., jadi katakan pada ku siapa nama mu?".
Chsndraguptaa berkata pada,Dhanand",aku hanyakah seorang budak rajaku, dan seorang budak tidak memiliki nama". Dhanand bertanya pada Chandragupta" bagaimana jiia aku membebaskan mu dari kehidupan perbudakan ini?".., bagaimana jika aku memberikan mu kesempatan untuk melayan ku di dalam diistana?". Chandragupta menjadi gelisah, ia mengingat kata-kata lubdhak, kilas balik ditampilkan ketika Chandragupta akan pergi namun Lubdhak yang licik menghentikannya. Lubdahk berkata pada Chandragupta jika ia pergi maka dia tidak akan pernah tahu di mana ibunya berada, kilas balik berakhir.
Dhanand tertawa. Cahndragupta berkata pada Dhanand “aku tidak berfikir bahwa ini akan sesuai, raja ku”. Badhrasal marah karena Chandragupta meolaknya, ia mengeluarkan pedang dan membuat Chandragupta terkejut dan melompat “Kau”. Chandragupta berkata “ Apa yang kau maksud, jadi katakan apakah kau akan memberikan kehidupan perbudakan kepada sesorang yang telah menjadi budak, lalu apa yang akan dipikikran semua orang tentang kehebatan mu, Raja?”.., apa yang akan orang katakan ?”.., mereka mungkin akan mengatakan bahwa Raja Magadha memiliki hati yang pelit/ sempit.., aku tidak akan bisa menerima hal itu”. Dhananad yang hanya terdiam berkata “Kau benar”. Badhrasal menurunkan pedangnya.
Dhananad bertanya pada Chandragupta “ jadi apa yang kau mau?”. Chandragupta menjawab “ Raja ku, kau senang dengan ku dan aku tidak ingin apa-apa lagi”. Dhanand berkata pada Chandragupta “Raja mu merasa senang dan itulah sebabnya dia ingin memberikan mu hadiah, sekarang aku sudah memutuskannya, kau bisa yakin bahwa aku akan memebrikan mu hadiah.., sekrang terserah pada mu untuk memutuskan apakah kau menginginkan hadiah atau hukuman mati”. Chandragupta menjadi ketakutan. Dhananad mentertwakannya, ia berkata “kebenarnian anak itu telah lenyap begitu saja”. Dhanand mentertawakannya, minuman alkolnya tertumpah memabasahi tahntanya. Beberapa orang pelayan datang membawakan tahta baru untuknya dan menggantikan tahta yang telah basah, Dhanand bertanya pada Chandragupta “sekarang katakan pada ku apa yang kau inginkan?”. Chandragupta menjawab “Raja ku, aku pasti akan memberitahu tentang keputusan ku, tapi bisakah kau memberitahu ku, mengapa mereka menggantikan tahta mu?”.
Dhananad menyerahkan jawaban itu pada Badhrasal “ Alkohol telah tertumpah di singgasana, karena itulah singgasana itu di ganti”. Chandragupta bertanya “ lalu apa yang akan terjadi pada tahta yang baru saja diambli dari sana?”. Dhanand menunjukannya bahwa tahta itu dibakar oleh pelayan.
Dhanand mengatakan pada Chandragupta “ tidak ada orang lain yang boleh duduk disana kecuali raja, jadi beritahu aku sekarang , kau ingin diberikan hadiah apa?”. Chandragupta menjawab “ Raja ku, aku ingin tinggal diistana, tapi aku tidak ingin tinggal disini sebagai budak.., aku ingin menjadi pangeran, hanya untuk satu hari.., aku ingin merasakan kegembiraan dam kemewahan gaya hidup di kerajaan ini”. Mendengar hal itu, Badhrasal marah dan memerintahkan perjuritnya untuk mengunci Chandragupta dipenjara bawah tanah namun Dhananad menghentikannya “Tunggu.., aku akan memberikannya kepada mu, aku akan memebrikan mu kesempatan untuk hidup sebagai seorang pangeran selama satu hari”. Dhanand berjalan dan berdiri didepan Chadragupta berkata”kau sudah sangat menyenangkan ku sebagai seorang budak dan aku yakin bahwa kau akan lebih menyenangkan ku sebagai seorang pangeran”. Chandragupta bersorak sorai untuk raja Dhananad dan prajuirt didalam ruangan itu pun bersorak sorai dan Dhananad pergi.
Chandragupta kembali teman-temannya bersorak-sorai untuk menyambut kedatangannya, mereka menyiapkan tahta mainan sederhana untuk Raja Chandragupta. Chandragupta merasa bingung dan bertanya “apa ini?”. Subadha mengatakan pada Chandragupta “kau akan menjadi seorang pangeran dank au harus menunjukkan kepada kami bagaimana kau akan memerikan kedailan”. Chandragupta mengatakan “ Aku tidak tertarik dengan semua itu, aku hanya ingin mencari tahu tentang ibu kudari Lubdhak!”. Indera berkata pada Chndrgagupta “ Tapi Kumbh (Dhumkethu) sedang mencari Lupdutt (Lubdhak) dan sementara itu kau harus menunjukkan kepada kami bagaimana kau akan menjalankan tugas mu sebagai prajuiit pemberani Magahda yang akan datang!”. Acharya Chanakya dan Bairav melewati tempat Chandragupta mereka mendengar semua temabn-taman Chandrgupta bersorak sorai untuk Raja Magadha, Chndragupta. Chandragupta berjalan meuju ke singgasana mainannya dan tersenyum. Chanakya dan Bairav mengamati peran mereka dari kejauhan. Chandragupta duduk diatas tahtanya, Subadhra menggatikan ikat kepala Chndragupta dan teman-temannya terus bersorak sorai untuknya.
Comments
Post a Comment