CHANDRAHUPTA MAURYA 12
Index Sinopsis : Chandragupta dan teman-temannya nemainkan peranannya sebagai raja Magadha, Chanakya kagum dengan cara berfikir Chandragupta. Chandragupta tidak ingin datang memenuhi undangan Dhananad. Lubdhak berbohong pada Chandragupta tentang ibunya dan berharap suatu saat Chandragupta,akan kembali menjadi budaknya untuk selamanya.
Semua teman-teman Cahndragupta bersorak sorai untuk peranan Chandragupta sebagai Raja Magadha. Chandragupta mengangkat tangan untuk menghentikan teman-temannya. Sthulbadhra memainkan peranannya berkata “pertemuan raja besar Chandragupta di mulai sekarang, semua masalah kalian akan di perhitungkan dan diselesaikan”. Subdhara memainkan peranannya sebagai menteri, ia berkata pada Chandragupta “Panjang umur raja”.. aka nada dua kasus yang akan di sajikan.., mereka adalah tetangga yang akhirnya bertengkar”. Chandragupta berkata “Majulah untuk mendapatkan keadilan”. Chanakya melihat permainan peran itu dari kejauhan. Indera dan Sthulbadhara memainkan peranan mereka. Sthulbadhra berkata pada Chandragupta “Raja yang adil, tolong lakukan keadilan”.., tetangga ku memiliki sumur yang dia jual kepada ku, tapi dia masih saja mengambil air dari sana, dia tidak membiarkan aku untuk mengambil air dari sumur”. Chandragupta bertanya pada Indera “apakah itu benar?”. Indera mengatakan pada Chandragupta “Raja aku hanyalah menjual sumurnya tapi tidak ada air didalamnya”.., disatu sisi aku juga masih memiliki hak untuk sumur itu, Raja”. Chandragupta mengatakan “apa yang dia katakan benar dalam beberapa hal, kau hanya menjual sumur itu dan bukan menjual air di daalam sumur, jadi kau masih berhak untuk mengambil air di dalam sumur, tapi kau tidak memiliki hak untuk menggunakan sumur itu.., entah dengan mengosokan sumur dengan mengambil setiap tetes dari airnya atau hanya membayarkan uang sewa setiap bulan untuk menyimpan air di dalamnya”.
Indera mengatakan pada Chandragupta “tapi Raja.., sampai sekarang”. Chandragupta mengatakan “sampai sekarang kerajaan ini menyaksikan ketidak adilan, tapi mulai sekarang ditanah raja Chandragupta aturan dan peraturan akan dirubah dan keadilan juga akan menang”. Chanakya dan Bairav masih menyaksikan permainan mereka dri kejauhan.
Sthulbadhra memujinya”Luar biasa.., luar biasa, Raja”. Sthulbadhra bersorak sorai untuk Raja Chandragupta dan semua teman-temannya bersorak sorai, Chanakya tersenum. Bairav bertanya pada Chanakya “Acharya, kita tidak boleh membuang waktu, para prajuirt mengejar kita”. Chanakya mengatakan pada Bairav “dan masa depan ada didepan kita”.., Birav, seperti yang disencanakan jangan biarkan tentara datang kesini, aku harus pergi”. Acharya Chanakya pergi. Chandragupta mengatakan “bawa kedepan untuk kasus berikutnya”. Acharya Chanakya datang berkata pada Chandragupta “Berikan aku sedekah untuk Brahmin seperti ku, raja”. Chndragupta dan Acharya Chanakya saling bertatapam mata, Sthulbadhra mengatakan “Brahmin yang terhormat, ada kesalahpahaman.., dia bukanlah raja yang sebenarnya, majelis ini juga tidak nyata”.., kami hanyalah memainkan pernanan disini”. Indera mengatakan “Iya”.
Chanakya mengatakan “Politik bukan untuk diejek dan juga bukan permainan, Raja”.., selain itu, semua orang diberikan kesempatan untuk menyuarakan keperihatinannaya kepada Raja”. Chanakya tersenyum, Chandragupta berkata “yang kau katakakan benar”.., silahkan katakakan dan tanyakan pada ku, apa yang kau inginkan?”. Chanakya mengatakan “untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari umat ku dan untuk melanjutkan pemujaan ku, aku membutuhkan lima bahan yang diperlukan”.., susu sapi, ghee, yoghurt, urin sapi dan kororan sapi”.., jika seroang Brahmin miskin seperti ku memiliki seekor sapi, maka semua kebutuhan ku akan terpenuhi, Raja”.
Chandragupta kepada indera uang memainkan peranannya sebagai menteri. Chandragupta berkata," dari sapi-sapi itu, apapun yang diinginkan Brahmin itu berikan satu untuknya". Indera menganggukan kepalanya, Chanakya berkata" tunggu.., raja, aku juga tidak ajan mampu untu membayar sapi itu dan juga tidaknakan mampu untuk membayar pajak apapun, tetapi kau tetap saja akan maju dan memberikan seekor sapi.., jika kau harus memberikan segalanya untuk amal maka kas negara akan bangkrut". Chandragupta tersenyum, ia berkata pada Chanakya" aku juga tidak bersimpatik dengan mu, atau aku akan memberikannya kepada mu sebagai amal demi penghormatan mu.., jika kau tidak menyenangkan para dewa, maka kerajaan ku ini akan kehilangan kemakmuran dan kedamian".., kerajasn akan kehilangan hujan dan jika tidak ada hujan maka tidak akan ada panen, jika tidak ada panen maka letani tidak akan memiliki uang..,uang itulah uang akan menjadi sumber kemakmuran kerajaan ini". Chanakya dan teman-temannya tersenyum. Chandragupta berkata" perdagangan tidak akan berkembang, dan jika itu terjadi maka aku tidak akan mendalatkan pajak apapun.., jika jerajaan ku tidak mendapatkan pajak aoapun maka kas kerajaan ku ajan kosong dan tanoa jekayasn aku tidak akan bisa memenuhi biaya tentara ku dan ketajasn tanpa tentara akan menjadi bebek duduk bagi musuh dan ketika sudah tidak ada kerajaan maka siapakah aku untuk menjadi raja?". Chanakya hanya terdiam, Chandragupta berkata"dengan memberikan sapi ini kepada mu secara gratis, aku telah melakukan kebaikan untuk diri ku sendiri bukan untuk mu"..,karena aku percaya jika kerajaan membutuhkan perubahan maja pertama-tama kita harus merubah persepsi kita, perluaslah itu". Chanakya mengingat kata-katanya pada Dhanand kilas balik di tampilkan saat Chanakya berkata " ketika nilai seseorang meningkat maka pikirannya juga akan menjadi lebih baik, tapi aku harus mengatakan ini dengan sangat menyesal, Dhananad".., kepribadian mu memang tumbuh tapi pikiran mu tatap sempit, malu dengan pemikiran seperti itu". Kilas balik berakhir.
Chanakya mengatakan pada Chandragupta' kau benar.., untuk kepentingan bangsa, maka pemikiram taja adalah yang paling penting". Chanalya bersorak sorai untuk.raja masa depan Chandragupta dan semua teman-temannya bersorak sorai. Chanakya berkata" pencarian ku telah berakhir disini". Chandragupta bertanya pada,Chanakya".pencarian apa,brahmana?". Chanakya mengingat kembali kata-katanya,saat Dhanand menghinanya, kilas balik ditampilkan, Chanakya berkata"partikel yanah yang telah kau bandingkan dengan ku dengan tanah yang sama aku akan menciptakan kaisar baru". Kilas balik berakhir.
Chanakya berkata" mecari mentalitas yang tidaknjanya menebus Magadha tapibseluruh Bharat.., permata ku datang kesini untuk.mencari ku dan hari ini aku menemukannya". Chandragupta berkata" maka jagakah oermata nu itu, Brahmana".., ini Magadha, bahkannkekayaan kaisar Dhanand tidak aman disini, lupakan milik mu". Chanakya yersenyun, Indera dan Sthulbadhta nyengir.
Chanakya memegang rambutnya yang tidak terikat dan mengingat sumpahnya di depan Dhanand" sampai aku memenuhi sumpah ku, dampai saat itu aku tidak skan mengikat rambut ku". Kilas balik berakhir. Chanakya berkata" aku tidak tahu tentang Dhanand". Chanakya mengeluarkan kalung yang mengikatkan gelang milik Chandragupta" tapi salah satu barang berharga mu aman bersama ku". Chandra tersentak saat melihat gelang ibunya berada di tangan Chanakya, ia netlari menghampiru Chanakya dan mengambil gelang itu. Dhumkethu nerlari menemui Chandragupta" Chandra!".., Lubdhak telah di temukan, Chandragupta bergegas pergi bersama teman-temannya meninggalkan Chanakya tanpa mengarakan apa-apa. Bairav datang berkata pada Chanakya" bahkan dia tidak beryerima kasih, dasar anak nakal!". Chanakya berkata pada Bairav" sebut dia kaisar masa depan".., aku tidak ragu lagi, dia memiliki pengetahuan tentang politik, keadilan dan juga waspada.., dia sangat mengerti bahwa aku datang kesini dengan sebuah tujuan, dia afalah masa depan Bharat". Chandraguota dioerlihatkan sedang berlari di hutan untuk mencari Lubdhak.
Chanakya berkata pada Bairav" mampu untuk memimpin, politisi yang pintar yang tidak kenal takut, bijsksana dan pemberi keadilan".., Chandragupta adalah bulan sabit dimasa depan, diatas masa kini Bharat yang gelap, Chandragupta akan secerah matahari.., kaisar masa depan Bharat.
Chandragupta dampai di dekat rumah Lubdhak, ia bersembunyi ketika Badhrasal datang menemui Lubdhak, Chandra mengingat bahwa Badhrasal uang telah menghalanginya pergi dan memintanya untuk bertemu dengan kaisar Dhanand. Chandragupta berkata",aku tidaknakannlagi membiarkan mu ikut campur dalam misi ku untuk mendapatkan informasi tentang ibu ku". Chandragupta bersembunyi.
Lubdhak berkata pada Badhrasal " budak itu bodoh, tapi kau adalah kapten/ komandan pasukan Magadha, tidak benar jika kau bekerja dalam keadaan mabuk seperti ini".
Badhrasal marah berkata pada Lubdhak" jaga lidah mu, aku tidak mabuk.., yang mulia sendiri yang telag mengundang budak itu untuk menjadi pangeran selama sehari".
Sthulbadra datang berkata pada tentang Chandragupta" tapi dia.., dia yelah melarikan diri, tolong minta pengampunan yang mulia atas namanya, kau tahu dia tidak akan pergi kemanapun jika dia tidak mau". Lubdhak berkata pada Badhrasal" aku sudah memberitahu mu, dia tidak punya otak". Badhrasal berkata" akan kebih baik jika dia kembali ke pataliputra sejak awal, dia telah mengundang kematian dengan tidak mematuhi perintah yang mulia". Badhrasal dan pasukannya pergi.
Lubdak marah menjambak rambut Stulbadhra" katakan kepada ku dimana Chandra".., bicaralah". Sthulbadhra berulang kali mengatakan" aku tidak tahu!". Chandragupya menyerang Lubdhak dari belakang, Chandragupta menodongkan pisau berkata" aky samazsekali tidak kemana-mana, sampai.kau memberitahu ku dimana ibu ku". Dhumkethu, Indera dan Subadhra datang dan terkejut. Chandraguota bertanya pada Lubdhak" katakan dimana ibu ku".
Sementara itu, diruang cuci baju istana tempat mura bekerja. Seorang pelayan berkata pada temannya" aku mendengar anak itu gagah". Temannya menimpali diazsangat berani". Msitri datang berkata"oh dewa, semua orang memuji anak laki-laki yang menemukanndan mengembalikan keoala patung emas raja". Maitri berkata pada Mura " bahlan kaubada disana, apa pendapat mu?". Mura hanya terdiam dan terlihar marah saat Chandragupta bersorak sorai untuk Dhananand, Mura berkata pada Maitri" aku tidak berfikir bahwa dia telah melakykan tugas besar, apa yang dia lakukan hanya untuk menyelamatkan hidupnya sendiri, aku tidak tertarik untuknaoa yang telah dilakukannya". Maitri berkata pada Mura" iya tentu saja,, bagaimanapun juga kau adalah mantan ratu Piplivan".., hanya insiden kecil tidak akan mempengaruhi mu, tapi untuk wanita biasa seoerti ku itu berita besar". Maitri tertawa, ia mengambil benetapa pakian anak kecil diantara tumpukan pakian yang lainnya dan menunjukkannya pada Mura. Maitri bertanya-tanya" pakian siapa yang ada di karung mu?". Mura terkejut, Maitri berkata",inibseoeri pakiannanak laki-laki?".., tapi tidak ada anak laki-laki seusua ini di kerajaan.., jahitannya, ini bukan dari penjahit yang menjahit gaun/ pakuan kerajaan". Mura mengambilnya"tidak, pasti ini telah disesuaikan, aku akan segera kembali". Mura pergi membawa pakian anak laki-laki itu.
Chabdragupta bertanya pada Lubdhak" katakan dimana ibunku?". Chandragupta mendorong Lubdhak ke tembok, Lubdhak berkata pada Chandragupta"kau merasa diri mu sangat kuat.., aku merasa kau sangat kuat.., mengapa kau menyia-nyiakan untuknya, siapa yang telah meninggalkan mu?".., dengarkan aku dan tetaplah bersama dengan ku, aku akan menjadikan mu kepala budak". Chandragupta marah pada Lubdhak" katakan pada ku, apakah ini jawaban atas pertanyaan ku?". Chandragupta mendorong Lubdhak dan membuang pisau, ia menyiram minyak ke seluruh bagian rumahnya. Lubdhak mengejarnya " berhenti, apa yang akan kau lakukan?". Teman-teman Chandragupta menahannya, Chandragupta berkata" aku akan membakar tempat ini". Lubdhak berkata pada,Chandragupta" jangan bakar rumah ku". Chandragupta terus mengguyurkan minyak berkata" besok akan ada berita di Magadha bahwa kau dibakar sampai mati". Lubdhak berteriak" tidak". Chandragupta berkata",raja akan menghukum kau sampai mati, jika aku mengatakan yang sebenarnya kepadanya bahwa itu memang benar bahwa kau yang telah mencuru kepala patung emas, tapi aku menahan diri ku untuk tidak mengatakan itu kepadanya, katenazaku ingin kau tetap hidup agar kau bisa memberikan rincuan tentang ibunku .., tapi sekarang, aku tidak berfikir bahwa kau harus tetap hidup". Chandragupta marah, Subadhra berusaha untuk menenangkannya" Chandra.., Chandra.., berhentii, mungkin dia tidak tahu apa-apa". Chandragupta berkata" lubdhak tau segalanya dan dia akan memberitahu segalanya". Chandragupta mengambil obor, ia berkata pada Lubdhak" jika kau tidak mengatakan yang sebenarnya, maka rumah mu akan di bakar". Chandra akan menyulutkan api, lubdhak menghentikannya" berhenti!".., aku akan memberitahu mu segalanya.., berita menyebar bahwa dia.., dia ada di istanana kerajaan". Chandragupta terkejut" apa?".. Di isyana?". Lubdhak berkata" iya".., raja berfikir bahwa kecantikannya akan sia-sia, taja memberikannya keuntungan berupa uang dan perhiasan, agar dia tetap bersamanya". Chandragupta hanya terdiam.
Maitri mengatakan pada Daaima" aku melihat pakian anak laki-laki berusua 16 tahun bersama Mura". Daaima berkata pada Maitri" sekarang kau akan menjadi pelayan tertinggi ku". Daaima memberikan kantong uang sebagai hadiah, Daaima berkata pada Maitri" ini hadiah mu karena telah memberikan informasi". Maitri menerimanya, ia berjata pada Daauma"aku tidak akan memberikan kesempatan kau megeluh". Daaima berkata"baiklah" dan berjalan pergi. Maitri berkata" ini langkah yang tepat untuk menuju tujuan ku". Maitri tersenyum.
Lubdhak berkata pada Chandragupta" ibu mu tinggal seperti seorang ratu di istana kerajaan dengan segala kemewahan dan kemegahannya danaku telah mrndengar itu". Chandragupta marah menarahkan lidah api me wajah Lubdhak" kau berbohong". Lubdhak bertata" mengapa aku harus berbohong?".., bahkan ibu mu meninggalkan mu demi kekayaan, demi kekayaan ibu mu menerima Dhanan, tidak anda alasan untuk terkejut, Chandra". Chandragupta mencengkram leher Lubdhak, Lubdhak berkata pada Chandragupta"mengapa kau menghukum ku karena kesalahan ibu mu?".., dengan alasan menerima mu, ibu mu memilih kehidupan mewah dan damai, mengapa,aku yang hatus disalahkan untuk itu?". Chandragupta berkata pada Lubdhak" jika kau berbohong dan jika,aku tidak menemukannya diistana kerajaan, maka mulailah untuk menghitung hari mu!". Chandragupta mendorong Lubdhak sampai terjatuh ditanah. Chandragupta melempar obor, api berkobar.
Chandragupta berjalan pergi, subadhra bertanya " kemana kau akan pergi?". Chandragupta menjawab" menerima hadiah dari raja Dhananad, menerima undangan untuk menjadi pangeran sehari". Chandragupta mengeluarkan gelang milik ibunya berkata" dan menemukan ibu ku". Chandragupta memskai kalungnya, Lubdhak berfikir licik" dengan kebenaran yang setengah matang ini, kau tidak akan lernah bisa menjangkau ibu mu diistana besar itu, Chandra".., ketika semangat mu akan berakhir dalam pencarian ibu mu maka kau akan kembali kepada ku dan kau akan kembalu menjadi budak ku lagi, untuk selamanya". Chandragupta pergi.
Comments
Post a Comment