CHANDRAGUPTA MAURYA 34
By Made Titis Maerani
Index sinopsis : Seleucus memberikan kembali berlian itu kepada Dhanan dan membuktikan kepadanya fakta bahwa berlian itu tidak berarti apa-apa baginya dan mimpinya. Ini mematahkan harga diri Dhananand dan dia ingin menemukan orang yang bertanggung jawab. Dhananand yang marah memerintahkan untuk membakar Mura hidup-hidup. Chandragupta marah pada Chanakya ketika dia mengetahui tentang Mura. Chandragupta menyelamatkan Mura dari api dan menerima perampokannya di depan Dhananand.
Seleucus berkata " aku ingin memberikan hadiah kepada Raja Magadha". Dhananand tersenyum. Dhananandbterkejut ketika Seleucus mempersembahkan batu berlian miliknya yang telah hilang di curi. Semua keluarga kerajaan ikut terkejut begitu juga dengan Chandragupta dan Mura.
Chandragupta mencoba untuk menenangkan dirinya dan melirik Mura. Pandu terus mengawasi Chandragupta dari tempatnya duduk, Daaima memperhatikan gelagat Pandu yang gelisah.
Dhananand memaksakan senyumannya, ia berkata" Luar biasa.., berlian itu luar biasa!". Selrucus betkata" berlian itu juga sangat berharga, karena itu berhubungan dengan mu.., aku ingin tahu bahwa kau benar-benar nemanggil ku kesini untuk mengetahui, apakah aku yang telah membuat adik perempuan mu, Durdhara.., diserang".., hanya untuk menunjukkan betaoa idtimewanya dia untuk mu, kau telah membustnya duduk disebelah mu, inilah motif dati kunjungan ku.., orang-otang yang sangat kau percayai tidak dapat melindungi barang-barang berharga mu, baik itu adik perempuan mu atau berlian yang langka ini, jika ada seseorang yang mencuri berlian ini dari tahta mu, maka ini ada di hadapan mu.., bahkan adik perempian mu tidak aman di luar istana saat kau tidak ada". Dhananand hanya terdiam. Seleucus berkata pada Dhananand "percayalah pada ku jika aku tertarik pada adik mu, dua tidak akan duduk disamping mu hari ini". Dhananand marah menegur kelancangan Seleucus, Seleucus berkata"aku bkanlah musuh mu, tapi teman mu".., aku ingin melindungi mu dan sebagai tanda persahabaran ini.., aku ingin mrmpersembahkan berlian yang aslinya memang milik mu.., aku yakin kau akan baik kepada kami dan biarkan kami mendirikan kamp militer kami di tanah mu agar kamu bisa menjaga mu". Dhananand hanya terdiam mengambil betlian dari tangan Seleucus dan betkata"terima kasih banyak untuk berlian ini, Seleucus.., kau memiliki perjalanan yang panjang aku yakin kau perlu istirahat.., kita akan menbicarajan strategi perang nanti". Seleucus menjawab" tentu saja, tenan ku". Dhananand membubarkan majelisnya. Chandragupta berfikir"aku mengerti.., jadi ini yang kau perjuangkan, Acharya Chanakya".
Acharya Chanakya berkata pasa jetiga teman Chandragupta" pohon-pohon yang berdiri tegak di hutan adalah yang di tebang terlebih dahulu, tidaknada yang menebang pohon yang melengkung dan bengkok.., ini pembelajaran kita disini".., kadang-kadang meragukan untuk tujuan yang besar di perbolehkan.., kasang-kadang bertindak sesuai tindakannl di perbolehkan karena jalan yang benar tidak harus selalu benar". Chandragupta datang bertepuk tangan " bagus.., bagus sekali, Acharya".., pelajaran ini yang cocok untuk mu untuk membuat ku mencuru berlian milik raja Dhananand, itu jalan yang berliku-liku, kan?". Chanakya berkata pada Chandragupta"hal seperti itu tidak boleh di bicarakan dengan keras". Chandragupta berkata pada Chanakya" dan apakah yang kau lakukan itu tidak adil?".., apakah kau menyadari jumlah perbedaan yang telah kau buat antara dua kerajaan?" .., taukah kau betapa kontroversialnya hal ini?".., kau tidak tahu, kan?".., tapi kau tidak.akan peduli.karena itulah motif mu".., bahkan apakah kau tahu ini?".., karena satu berlian itu semua penjaga yang dikerahkan malam itu terbunuh, kau menghancurkan kehidupan keluarga mereka".
Chanakya mengatakan pada Chandragupta" kerusakan jaminan dalam.lerang tidak bisa di hindari, Chandragupta.., ingatlah ini pertempuran untuk tujuan yang baik, siapapun yang mendukung kejahatan harus diakhiri.., para penjaga itu lebih memilih untuk mendukung Dhananand.., itulah sebabnya mereka mati, tapi kau madih punya waktu untuk memilih disisi mana kau akan berada.., apakah kau ingin bersama Dhananand yang kejam itu atau melawannya?". Chandragupta berkata pada Chanakya"siapa kau berani mengatakan itu pada ku!".., bagaimana kau bisa memutuskan apa yang salah dan apa yang tidak?".., kau hanya peduli untuk memuaskan minat mu untuk melanggar aturan.., kita hanya ditakdirkan untuk bersatu hanya sejauh ini.., jakan kita tidak akan oernah sama". Chandragupta marah pada Acharya Chanakya dan pergi, ketiga temannya memanggilnya namun Chanakya menghentikan mereka.
Pandu duduk sendiri memandangi jarinya yang terputus, Daaima datang. Daaima berkata pada Pandu" kau punya obat penyembuh yang di buat kerajaan kosong itu khusus untuk mu obat itu akan menyembuhkan luka mu lebih cepat". Pandu menolaknya" tidak terima kasih.., aku tidak membutuhkan bantuan mu". Dasima betkata" aku tahu kau punya (memiliki) beberapa informadlsi tentang pencurian itu.., bahkan kau mencoba untuk menceritakannya pasa raja, tapi ada sesuatu yang menghentikan mu.., apakah kau takut akan murka raja?". Pandu hanya terdiam, Daaima berkata" Pandu, katakan pada ku, apa yang sebenarnta kau sembunyikan?". Pandu berkata pada Daaima" Aku melihat Chandragupta malam itu di istana dan setelah itu aku meluhat Mura.., dia tampak curiga, aku tidak tahu apakah mereka saling berhubungan ( tetap terhubung) atau tidak, tapi perasaan ku sangat kuat bahwa semua ini pasti terkait dengan pencurian berlian ". Daaima berkata pada Pandu" kau seorang ahli pedang yang hebat, kau jarus percaya dengan firasat mu". Pandu berkata"ya, tapi pelayan itu sekarang adalah dalah satu orang yang dipercayai oleh raja, apa yang harus aku lakukan sekarang?". Daaima menjawab" oleh katena itu aku akan menyalahkan Mura untuk semua ini".., raja tidak mempercayai Mura, ini pasti akan membuat pelayan itu mengikuti segalanya dan aku juga akan menyingkirkan Mura".
Dhananand menangis berkata pasda Amatya Rakhsas" Dia yelah memberikan aku rasa sakit yang sana, Kshsatria tidak memberikan kepada ku.., Seleucus telah mempermalukan aku di dewan ku..,di depan rakyat ku, tidak pernsh ada yang mempermalukan ku begitu banyak".., apakah kau melihatnya, Amatya?".., apakah kau melihatnya?". Rakhsas menjawab "ya, aku melihat semuanya, tang mulia".
Dhananand menangis berkata" aku.., tahta ku.., aku tidak menginginkannya, aku tidak mau itu.., aku tidak menginginkan berlian ini". Dhananand membuang betlian itu"aku tidak mau apa-apa".., pergi saja dari pandangan ku" apapun yang telah aku dapat sejauh ini tampaknya skam sia-sia.., rasanya sepertinya aku telah menjadi tukang cukur lagi.., hanya tukang cukur, aku merasa sangat kecil.., aku merasa tak berarti".
Daaima berkata pada Dhananad dan menghadutnya" kau membuat Khsatria lebih kuat dengan mengatakan itu, yang mulia". Daaima datang, Dhananand berkata" Daaima, aoa hubungannya berlian itu dengan ksatria?". Daaima menjawab" karena berliannitu tekah ducuri oleh Kstatrani.., Mura yang telah mencurinya".., yang mulia, pikirkan saja berlian siapa itu?".., milik peeplivan".., seiring dengan penghinaan mu Mura telah membalaskan dendam atas duaminya, putranya dan kelalahan kerajaannya". Dhananand menjadi sangat marah mengusap air matanya, ia berjalan mengambil kembalu berlian itu dan berteriak penuh emosi menyebutkan nama Mura. Mura ditangkap dan terkepung oleh Badhrasal dan pasukan tentaranya ketika didapur istana.
Chandragupta nengemadi seluruh barangnya. Sthulbadhra bertanya pada Acharya,Chanakya" bagaimana kau bisa membiarkannya pergi dengan mudah?". Sthulbadhra memanggil '"Chandra". Chanakya berkata" kemarahan menganggu pikitan seseorang, sekarang hal yang setupa terjadi pasa Chandragupta.., bahkan jika aku mencoba untuj menjelaskan apapun kepasanta, Chandra tidak akan mengerti.., dia skan melakukan apapun yangvdua ingunkan". Bairav datang memberitahu pada Chandraguota bahwa Mura telah di tawan dengan tuduhan pencurian berlian raja Dhananand. Chandragupta terkejut begitu juga dengan ketiga temannya.
Bafhrasal menyetet Mura ke aula istana dimana Dhananand dan anghota keluarganya telah menunggu, sementara itu Chandragupta bergegas pergi dengan kuda menuju istana Magadha. Badhrasal mengikat tangan mura di podoum hukumannya kemuduan prajurit menyulutkan api di dekitar temoat Mura diikat, Daaima dan Pandu tersenyum puas.
Ditengah kobaran api Mura meminta seseorang untuk membantu dan menyelamatkannya, Mura menagis ketakutan namun Dhananand mentwetawakan ketakutannya dan menyuruh agar Mura terus berteriak. Dhananand berkata pasa Mura"aku telah memberikan mu banyak mesemoatan untuk tetap hidup, aku telah mengabaikan semua kesalahan mu.., tapi sejarang".., sekarang aku telah menyadari bahwa aku tidak akan pernah bahagia selama kau tetap di istana ini.., kau akan tetap menganggu aku seperti seorang penyihir, jadi aku akan melakukan hal.yang sama kepada mu yang harys dilakukannkepasa seorang penyihir.., seorang penyihir akan di bakar hidup-hidup". Mura meminta agar seseorang datang untuk menolongnya, dan menyelamatkannya. Dhananad denan senang hati meminta Murah untuk lebih nanyak berteriak dan tidak akan ada orang yang akan datang untuk menyekamatkannya.
Chandragupta terus melacu kuda untuk sampai di istana Magadha, lidahbapi telah melalap sebagian Duppatanya, Mura berusaha untuk memasamkan api dengan kakinya. Dhananand tersenyum senang, Daaima yang licik tersenyum puas menatap Pandu. Mura mengungat Chandraguta ketika menceritakan sabuk dan simbol peelivan dan memohon agar Mura memberitahu kebenaran tentang ibunya agar Chandra bisa bertemu dengan ibunya.
Mura berfikir" Chandragupta, aku harap aku bisa memberitahu mu.., ku harapnaku bisa memberitahu mu bahwa aku adalah ibu mu yang malang yang kau cari". Chandragupta sampai diistana Magadha dengan menunggangu kuda dan membuat Dhananand dan semua orang teekehur melihat kehadirannya, Chandraguota melemparkan belati dan memutuskan tali yang mengikat tagan Mura dan.melompat dengan menyelimuti Mura dengan selembar kain, Chandragupta membawa Mura mereka melimlat untuk keluar dari kobaran api. Amatya Rakhsas memetintahkannagar tentara membunuh Chandeagupta, Chandragupta berlari menghindari prajurit yang mengejarnya dan menghadap Dhananand. Chandragupta berkata pada Dhananand" yang mulia, budak itu tidak bersalah, bukan dia tai aku yang telah mencuri berlian mu yang berharga". Dhananand dan semua kekyarganya tersenyak. Mura berkata" tidak budak itu berbohong.., bukan dia,tali aku yang mencuri berluan itu".
Cjadragupta berkata",tidak sama,sekali, yang mulia.., lihat wanita itu., bagaumaba mungkinnada seorang wanita yangbahkan tidak pernah mencuri sebutir beras dari istana mu beranu mencuri berlian mu?".., dia wanura gila yang tidajnskan meninggalkan kesempatan untuk mempermalukan mu.., dia telah membodohi orang-orang mu, aku tidak tahu mengapa dia memberitahu semua orang bahwa dia telah mencuri betluan itu, aku tidak tahu kedaian apa yang dia dapatkan dengan mengatakan ini, itulah sebabnya aku menyelamatkanya dari hukuman mu karena bukan dia, tapi aku yang telah melakukan kejahatan ini". Durdhara berkata membenarkan pengakuan Chandragupta",iya kak, aku juga melihatnya di area istana pada malam berlian di curi.., hukum dia segera". Dhananand betkata" tidak.., cukup".., aku sangat setuju dengan adik ku tersayang.., aku harus membunuh Chandragupta". Chandragupta tersentak namun Durdhara, pandu dan Daaima tersenyun puas.
Comments
Post a Comment