CHANDRAGUPTA MAURYA 33
By Made Titis Maerani
Index Sinopsis :Dhananand menyambut Pangeran Yaman, Seleucus dan meminta semua orang bersikap biasa tentang masalah perampokan berlian berharga miliknya. Sementara itu, Chandragupta sedang mencari ibunya. Seleucus datang ke istana di mana Chanakya telah merencanakan untuk membuat keretakan antara Dhananand dan Seleucus. Menurut rencananya ego Dhananand akan hancur ketika Seleucus memberikan berlian. Seleucus menuntut untuk menjaga pasukan kecilnya ke Maghad di mana Dhananand menghina tawaran itu. Sebagai imbalannya Seleucus memberikan berlian kembali ke Dhananand yang menghina harga diri setiap orang.
Dhananad berkata di depan majelisnya kepada Chandragupta" sebuah berlian yang sangat berharga, bertahtakan di singgasana ku telahbdicuri dari istana ku.., apakah kau punya sesuatu untuk di katakan pada ku, budak?". Chandragupta menjawab" tidak, aku tidak tahu apa-apa tentang berlian itu". Chandragupta tetap berusah bersikap tenang.
Bairav berkata pada Acharya Chanakya" Acharya, bagaimana jika Dhananand mengetahui jika Chandragupta pencuri dari berliannya yang berharga itu?". Chanakya mengalihkan pembicaraan Bairav berkata"ada beberapa desa di perbatasan disini dan penting untuk mempengaruhi kita agar menguntungkan kita". Bairav berkata pada Chanakya" yang ingin ku katakan ada insiden besar di istana yang seharusnya menyebabkan gelombang kejut untuk seluruh Pataliputra, tapi semuanya sangat normal.., itu berarti Dhananand telah menangkap pencurinya". Chanakya berkata",semuanya tamoak normal, katena Dhananand ingin semuanya tampak normal". Bairav berkata"aku tidak mengerti, Acharya". Chanakya berkata' Dhananand pasti ingin mencari tahu siapa penghianat yang telah mencuri berliannya.., tapi tidak hari ini".
Dhananand berkata "hari ini senua orang akan tetap diam dalam hal ini". Chandragupta menarik nafas lega. Dhananand berkata" berita tentang pencurian ini tidak boleh menyebar(meninggalkan) istana". Daaima memoerhatikan gelagat Pandu yang gelisah, Dhananand berkata"karena hari ini aku akan.menyambut tamu yang sangat istimewa.., Seleucus, raja yavana (yunani), jika seorang tamu mrlihat kehawatiran tuan rumahnya dia akan menganggapnya sebagai penghinaan atau kesempatan untuk di manfaatkan dan aku tidajk ingin memberikan Seleucus salah satunya".
Seleucus ditampilkan yelah memasuki Pataliputra, semua warga Magadha dan pekanyan istana menyambut kedatangannya. Seleucus berkata " Dhananand yang malang, dia telah membuang uang untuk menyambut kami dalam upaya untuk menyembunyikan berita pencurian.., harga yang besar untuk menyembunyikan kelemahan". Seleucus teryawa, terompet dan gendrang penyambutan di mainkan. Seleucus memasuki gerbang istana Magadha, Amatya Rakhsas menyambut kedatangannya " Raja Seleucys dipersilahkan memasuki Pataliputra".
Seleucus berkata" sepertinya raja Dhanananabd tidak terlalu senang dengan kedatangan ku.., itulah sebabya dia hanya mengirimkan penasehat kerajaan ( seneschal) untuk menyambut ku.., dari pada datang sendiri". Mendenngar hal Itu Amatua Rakhsas yang tersentak saat mendengar ucapan raja Seleucus berkata" Raja Magadha berada di tempat yang tepat mengungat keagungan dan kehormatannya diatas tahta Magadha.., izinkan aku untuk menyapa mu, aku akan membawa mu ke raja Dhananand kami".
Chandragupta mencari keberadaan Mura yang dianggapnya sebagai ibu dari Veerbadhra, Chandraguoya berkata" Dimanakah ibu Veerbadhra, aku yakin dia tahu sesuatu tentang ibu ku, kemanakah dia pergi?". Chandragupta terkejut saat Badhrasal berdiri di depannya, Chandragupta menyembunyikan ikat pinggang dan simbol Peeplivan. Badhrasal berkata pada Chandragupta " Kau, ada disini?".., kenapa kau tidak ada ditempat mu?".., seluruh istana berdiri untuk menyambut tamu istimewa raja, apa yang kau lakukan disini?".
Chandragupta menjawab" aku tidak harus menjawab mu, aku sadar akan tugas ku". Chandragupta berjalan mundur untuk menghindarinya, dan bergegas balik kedepan dan menyembunyikan barang itu sekaligus. Chandragupta pergi.
Durdhara sedang berdandan danbduduk dindepn cermin, Shipra berkata" putri, apakah kau benar-benar yakin orang yang kau lihat tadi malam adalah Chadeagupta?". Durdhara terkejut sast melihat Chandragupta datang dari pantulan cermin. Durdhara berkata" disana, dengan memikirkan iblis dan iblis datang kesini.., seertinya kau tadi malam tidak bisa tidur nyenyak tadi malam , Chandragupta?". Chandragupta menjawab" tidak.., aku tidur nyenyak, putri".., terima kasih telah menghawatirkan aku". Durdhara berkata pada Chandragupta" kau sangat beruntung mendapatkan tidur yang nyenyak.., aku mencari pencuri sepanjang malam yang datang kebagian istana ini". Shipra berkata ada Chandraguota" ya, apakah kau tahu bahwa penyudup terus berkeliaran diistana sepanjang malam?".., dan putri Durdhara mencarinya sendiri, tapi dia hanya bisa menemukan jejak dari kotoran". Chandragupta hanya diam, Durdhara berkata" seoertinya pencurinya sangat pinter". Durdhara terkejut melihat reaksi Chandragupta yang tenang. Durdhara marah berkata pada Chandragupta" bagaimana kau bisa begitu tenang dalam situasi yang kritis seperti itu, Chandragupta?".., kerajasn menghadapi bahaya seperti itu, jadi megapa sikap mu bisa begitu tenang?". Chandragupta tersenyum dan bersiul mengalihkan.oembicaraan seekor kucing datang, Chandragupta mengambilnya, ia berkata " lihatlah dia, dia pencuri mu, saat ini dia berjalan-jalan di berbagai bagian istana dan kotoran yang kau bicarakan.., lihatlah ini kotoran yang sama, lihatlah lebih dekat". Chandragupta melihar reaksi Durdhara .
Chandragupta melepaskan kucing, dan tersenyum, ia berkata pada Durdhara" jadi sekarang jika aku mendapatkan izin mu, bolehkah aku mengantarkan mu ke pengadilan dimana raja Dhananand dan tamu istimewanya sedang menunggu mu?". Durdhara kesal dan sebelum berkata-kata Chandragupta membungkuk untuk memlersilahkannya, Durdhara kesal dan pergi Shiptra mengikuti di belakang. Chandragupta tersenyum.
Semua orang bersorak sorai untuk menyambut raja Seleucus, taja Yavana ( yiunani) memasuki ruang majelis Dhananand.
Dhananan membentangkan lebar tangannya untuk menyambutnya"selamat datang teman".., sekali lagi kau dipersilahkan untuk Magada". Mereka berpelukan erat. Dhananan mempersilahkan Seleucus untuk duduk, Seleucus ingun duduk di temlat Durdhara, Dhananand berkata" mohon tunggu.., tempat mu bukan disini, itu disana". Dhananand menunjukkan tempat dan membuat Sekeucus marah.
Dhananand berkata pada Seleucus" aku yakin kau tidak akan merasa tersinggung".., hanya ada satu orang yang boleh duduk di samping ku di magadha.., adik perempuanku yang cantik, Durdhara". Durdhara datang dengan engawalan Chandragupta, Dhutdhara tersenyum menaiki tangga. Seleucus berkata pada Dhananand" mengapa aku harud tersinggung, raja?".., putri Durdhara telah mengingatkan aku pada putri ku, Helena". Durdhara tersenyum, Seleucus menyapa Durdhara "salam, putri". Durdhara duduk disamping Dhananand.
Dhananand mempersilahkan Seleucus untuk duduk di bangkunya, Seleucus hanya diam.menshsn kesal dan berjalan menuruni anak tangga untuk ke tempat duduknya.
Baitav berkata pada Acharya Chanakya" tapi mengala Dhananand tidak mengungkapnnya pada Seleucus bahwa berliannya di curi?".
Chanakya menjawab" mereka memsinkan permainan deplomasi politik".., jika Seleucus mengetahui sebuah berlian telah di curi tepat di bawah idung raja Magadha yang kuat.., dia mendaoatkan gagasan/ menganggap bahwa Dhananand lemah dan raja tidak Pernah mengunginkannya". Nairav berkata" tapi Acharya, bukankah Seleucus ajan di untungkan dari kejadian ini?".., dia telah membawa berlian itu dengan sangat mudah?". Chanakya menjawab" tidak!".., Seleucus, akan mengembalikan berlian ini ke Dhananand !". Bairav berkata " Apa Acharya, aku sama sekali tidak mengerti!".., kau memastikan bahwa Sekeucus menemukan berlian itu sehingga menciptakan celah (kerenggangan) antara Dhananand dan Seleucus".., sekarang jika Seleucus menyerahkan berlian itu kepada Dhananand dan bagaimana hal ini akan menimbulkan masalah diantara mereka?".., bagaimana itu akan ini akan membuat mereka berpisah?". Chanakya menjawab" mereka padti akan berpisah, itu karena keduanya memiliki kelemahan yang sama.., itu kesetakahan mereka".., upaya mereka dalam permainan politik ini untuk saling mengalahkan dan menundukkan".., dalam keadaan seperti itu berlian berharga Dhananand dicuri dan Seleucus mengembalikan belian yang telah dicuri kepadanya".., dengan ini Seleuvus menjadi penasaran tapi memberikannya ide bahwa Seleucus baik dan kuat, itu juga akan mengirim pesan bahwa Seleucus tidak nengharagai berlian yangvpaling Dhananand cintai dan itulah sebabnya dia harus mengembalikannya.., dengan kesempatan ini Seleucus akan mempermalukan Dhananand, itu sebanya berlian ini akan menimbulkan kebebencian di antara mereka".., pada kenyataanya ini akan lebih berharga untuk kita dari pada untuk Dhananand dan Seleucus".., ternyata berlian ini menjadi sangat penting untuk mewujudkan impian kita tentang sebuah bangsa yang bersatu".
Mura datang bersana tiga otang oekayannwanita untuk menyuguhkan minuman khusus untuk tamu istimewa Raja Dhananand, dan berdiri disamping Chandragupa. Chandragupta berkata pada Mura" nyonya"..
Mura berkata pada Chandraguota",Dhananand tidak akan peduli dengan emosi seorang ibu yang sedang berduka, dia hanya peduli untuk memamerkan sejumlah besar budak/ pelayan sambil menyambut tamu asingnya". Chandragupta beryanya pasa Mura" tapi Nyonya, kau tidak perlu melakukan semua ini.., bukankah kau seorang ratu?". Mura menjawab" ya aku seorang ratu, tapi hanya ada satu raja disini dan dua duduk diatas tahta..,kita semua hanyalah budaknya".., aku tahu kau ingin mengajukan banyak pertanyaan pada ku, tapi ibu bukanlah waktu dan tempat yang tepat untuk itu". Mura berjalan pergi menyuguhkan minuman pada Seleucus.
Seleucus kagum dengan Mura berkata" Luar biasa.., dia terlihat cantik". Chandraguota marah mengepal tangannya.
Seleucus berkata " sebelum aku terpesona oleh kecantikan Magadha, aku harus dampai pada intinya". Dhananand mempersilahkan. Seleucus berkata" aku datang kesini untuk memperkuat persahabatan di antara kami, itulah sebabnya aku ingin menyebarkan kamp militer kecil di negara mu.., sehingga kami bisa membantu mu ketika kau membutuhkannya dan menyelamatkan mu dari musuh mu". Mendengar hak itu, Dhananand nyengir dan tertawa terbahak-bahak. Dhananand berkata pada Seleucus" kau ingin melindungi aku dan melundungi kerajaan Magadha.., tunggu sebentar". Dhananand memanggil seorang pria bernama Vaibav Singh untuk maju kedepan, Dhananand berkata" Seleucus telsh.mengulurkanntangannya sebagai tanda persahabatan sehingga atas nana raja kau akan memberikan tangan mu kepada Seleucus?". Vaibav Singh berkata "ya yang mulia" kemudian memotong tangannya sendiri di depan semua orang, tangannya terputus lalu Vaibav Singh mempersembahkannya pada Seleucus. Mura san Chandragupta tersentak, Putri Durdhara menyeringai. Srleucus beryanya" apa ini dan kenapa?". Dhananand menjawab" itu karena aku yang bilang begitu.., dia melakukannya karena aku ingin memberikan contoh yang jelas kepada mu, tenyang betapa setianya rakyat Magadha dan tentara ku yang sebenarnya.., rakyat ku memotong tangannya dan memberikannya kepada mu atas perintah ku, pikirkan saja apakah orang-orang ini skan berfikir dua kali sebelum mengorbankan hidup mereka ketika keamanan ku dinperhatikan!".., tidak!".., dan bagaimana dengan rakyat mu?".., akankah rakyat mu melakukan semua ini untuk mu, Seleucus?". Srleucus haya terdiam, Dhananand berkata"keheningan mu adalah jawaban mu, seleucus"..., itulah sebanya, temanku tersayang, Seleucus.., aku tidak membutuhkan bantuan tentara mu dan Magadha juga tidak.membutuhkan Kamp militer mu". Seleucus berkata pada Dhananand" wow!".., apa ada cara untuk menjelaskan point mu!".., sekarang giliran aku.., aku ingin memberikan hadiah pada raja Magadha".
Seleucus memlersembahkan batu permata milik Dhananand yang hilang, di hadapan Dhananand dan semua orang. Chandragupta tersentak saat melihat batu permata curiannya di tangan Dhananand, Mura, Smarya Rakhsas, Durdhara, pandu dan Dasima tersentak saat itu juga.
Chandragupta mengingat petkataanya dengan Acharya Chanakya, kilas balik di tampilkan ketika Chandragupta berkata pada Chanakya" kau menipu ku hanya untuk mendapatkan berlian ini ini?".., tapi ku rasa kau tidak pantas untuk menerimanya", dan dalam kemarahannya Chandragupta membuang batu berlian itu. Kilas balik berakhir. Chandragupta betfikir" jadi ini adalah rencana yang kau buat, Acharya Chanakya". Dhananand hanya terdiam melihat batu berlian itu di tangan Seleucus.
Comments
Post a Comment