CHANDRAGUPTA MAURYA 35

 By Made Titis Maerani


 

Index Sinopsis : Chandragupta mengakui kejahatannya bahwa dia mencuri berlian, tetapi memanipulasi kebenaran dan memberi tahu Dhananand bahwa Seleucus memintanya untuk melakukannya. Dhananand yang marah tidak memaafkan Chandragupta dan setelah menghadapi Seleucus akhirnya menerima tantangan pertandingan gulat. Hasil pertandingan akan menentukan apakah Seleucus dapat mendirikan barak tentaranya di Patliputra. Chandragupta harus bertarung melawan Desmond yang tak terkalahkan. Kemudian, Chanakya memberikan baju besi itu kepada Chandragupta dan memintanya untuk terus memecahkan kode gerakannya setelah tiba di arena.

Chandragupta berkata  pada Dhabnanand" Tuan ku..  bukan dia yang mencuri berlian berharga milik mu". Dhananand menjawab " sekarang kau akan membayar untuk apa yang telah kau lakukan!".., Badhrasal!". Mura ketakutan ketika Badhrasal akan mengeluarkan pedangnya. Chandragupta menunduk ketakutan berkata" Hanya itu saja!".., kau bermain seperti yang diinginkan Seleucus". Durdhara, Daaima dan yang lainnya terkejut. Dhananand beryanya" apakah begitu?". Dhananand duduk di depan Chandragupta berkata " kau mencuri berlia.., bagaimana hubungannya dengan Seleucus?". Chandragupta berlutut berkata"maafkan aku, tuan ku.., Seleucuslah yangvtelah menyuruh ku mencuri berlian itu".., dia telah meyakinkan ku bahwa untuk mencuri berlian dia akan memberikan ku 10.000 koin emas.., tapi tuan ku, aku tidak mencuri berlian itu untuk emas.., aku memiliki dua tujuan di balik mencurinya.., pertama,  untuk melihat dimana kekurangan penjagaan kami dan kedua, untuk menunjukkan kepada mu sifat keaslian (warna) Seleucus yang  sebenarnya.., tuan ku, Seleucus adalah orang bermuka dua.., jika bukan aku dia akan memikat seseorang yang dekat dengan mu, dengan mengikat mereka dengan emas".., hari itu ketika aku menyelamatkan putri Durdhara dari orang-orang itu, salah satu dari mereka membawa ku ke Seleucus dan aku tidak tahu mengapa dia tahu  bahwa aku dekat dengan keluarga kerajaan dan menggunakan itu untuk keuntungannya".., Tuanku, Seleucus tidak bisa di percaya hari ini dia telah sampai mencuri berlian mu dan mungkin akan segera meraih leher mu.., kau harus berhati-hati .., kau harus waspada".

Amatya Rakhsas bertanya pada Chandragupta" mengapa kau tidak memberi  tahu kaisar atau orang lain?".., jawab aku!". 

Chandragupta menjawab" siapa yang akan percaya pada ku.., tuan ku, apa yang ku yahu bukanlah masalah kecil, kata-kata ini bisa sampai pada Seleucus sendiri.., aku ingin memberitahu mu begitu Seleucus sampai dikamarnya dan kemudian semua itu terjadi".., tuan ku, aku tidak pernah ingin melakukan semua itu".

Dhananand yang hanya terdiam.sepanjang Chandragupya berakasan tertawa dan menarik Chandragupta, Dhananand berkata pada Chandragupta" Budak, kau ditakdirkan untuk mati, aku akan memutiskan dimana dan kapan". Pandu dan Daaima menyeringai, Dhananand marah mendorong Chandragupta. Chandragupta ketakutan.

Dhananand berdiri diatas tubuh Seleucus yang sedang tertidur nyenyak dan membuatnya terkejut, Seleucus bertanya" apa.., apa yang kau lakukan?".., jangan lupa aku tamu dikerajaan mu". Seleucus memanggil Fillipus dan Nikanor. Dhananand tertawa, Ralhsas dan Badhrasal telah menawan mereka. Seleucus terkejut, Dhananand berkata" memang menyakitkan jika seseorang menunjukkan kelemahan mu  didepan orang yang kau anggap dekat dengan mu, tapi kau memaksa aku untuk melakukannya teman Seleucus..,  pagi ininkau memberitahu ku bahwa pasukan ku lemah dan tidak kompoten dan kau.memberikan berlian ku sendiri sebagai hadiah, jadi aku ingin memikirkan cara untuk menjawab mu". Dhananand mentertawakannya dan bertanya" apa pendapat mu tentang jawaban ku?". Dhananand tertawa puas berkata pada Seleucus" bahkan penjaga mu sendiri tidak kompoten., kaubhanya bisa sampai pasa berlian ku, tapi aku".., aku sudah sampai keleher mu". Seleucus melihat kesekeliling pasujannya yang tertawan. 

Dhananand berkata pada Seleucus" jadi bagaiman aku bisa mengijinkan mu  untuk mengirimkan mu unit Garnisun (tentara) di kerajaan ku?".., pikirkan itu".., ksu aman karena aku teman mu, tapi musuh bisa mengincar garnsiun mu, dengan cara yang sama seperti yang ku lakukan". Seleucus bertanya " apa yang kau inginkan?". Dhananand menjawab " aku ingin hubungan pertemanan kita di tempa tanpa kecemasan dan karena itu aku datang kesini untuk memberikan mu kesempatan.., kesempatan untuk duel".., akan ada duel besok salah sati prajurit terbaik ku dengan ptajurit milik mu, jika kau menang juara maka kau bisa menempatkan Gransiun disini di tanah Magadha".., dan jika aku yang menang maka kau harus f

menerima didepan semua Magadha, bahwa Dhananand, penguasa Magadha tidak membutuhkan bantuan apapun!".

Seleucus berkata pada Dhananand" aku tahu betul, Dhananand.., bahwa aku memiliki prajurit paling ganas dan terkuat di dunia' Desmon'.., kisah pertempuran legendarisnya dapat di dengar dari persia sampai hingga  ke Bharat, Dia (Desmond) tidak opernah di kalahkan.., lalu siapa yag akannkau tunjukkan?". Dhananand betkata" aku akan menghadirkan".. Chandragupta datang sebagai lawan dari Desmond.

Seleucus mentertawakan pilihan Dhananand. Chandragupta berfikir" jika keduanya mendiskuaikan seduatu tentang  berlian, maka aku akan ketahuan". Seleucus berkata di depan Chandragupta kepada Dhananand" anak muda yang lemah ini.., dia akan melawan Desmond?".., maka jadilah itu sesuai dengan keinginan mu, aku menerima tantangan ini". Seleucus tertawa, Dhananand memintanya untuk diam dan berkata" jika kau tertawa begitu kuat, mungkin nafas mu akan terputus/ tercekat dan itu bisa membunuh mu, kita akan bertemu besok di arena".

Bairav berkata pada Acharya Chanaya" dia tidak akan lagi melihat matahari fajar setelahh besok, Acharya".., aku percaya inilah saatnya intuk muenemukan pilihan lain untuk mrmenuhi tujuan mu". Acharya Chanakya menjawab" Bairav, kesuksesan tidak bisa di ganti.., Chandragupta juga tidak bisa". Chanakya akan pergi, Bairav bertanya" Acharya, kemana kau akan pergi sekarang?". Chanakya menjawab" seorang murid mungkin menunggalkan gurunya dalam keadaan marah, tapi seorang guru tidak akan meninggalkan muridnya.., teritama jika itu menyangkut kehidupan orang yang akan memerintah tanah persatuan Bharat di masa depan, aku akan menujuke arena". Bairav terkejut" apa.., tidaj, Acharya!".., pergi kesana bisa berakibat fatal". Chanakya berkata"fajar kenenangan datang setelah malam yang penuh bahaya".

Bairav berkata pada Acharya Chanaya" dia tidak akan lagi melihat matahari fajar setelahh besok, Acharya".., aku percaya inilah saatnya intuk muenemukan pilihan lain untuk mrmenuhi tujuan mu". Acharya Chanakya menjawab" Bairav, kesuksesan tidak bisa di ganti.., Chandragupta juga tidak bisa". Chanakya akan pergi, Bairav bertanya" Acharya, kemana kau akan pergi sekarang?". Chanakya menjawab" seorang murid mungkin menunggalkan gurunya dalam keadaan marah, tapi seorang guru tidak akan meninggalkan muridnya.., teritama jika itu menyangkut kehidupan orang yang akan memerintah tanah persatuan Bharat di masa depan, aku akan menujuke arena". Bairav terkejut" apa.., tidak, Acharya!".., pergi kesana bisa berakibat fatal". Chanakya berkata"fajar kenenangan datang setelah malam yang penuh bahaya".

Dipenjara, Chandragupta gelisah memikirkan cemoohan Seleucus padanya. Mura datang dengan sabgat emosinal pada Chandragupta"kau bodoh". Chandragupta memanggilnya " nyonya".

Mura bertanya"kenapa kau melakukannya?"..,mengapa kau mempertaruhkan hidup mu untuk menyelanatkan aku?".., katakan pada ku!". Chandragupta mengatakan pada Mura"aku punya pertanyaan sebelum aku menjawab mu" .., kau selalu sadar bshwa aku yang telah mencuri berlian, tapi kenapa kau diam-diam menyalahkan diri mu sendiri?".., kenapa kau terus menderita?".., dan kau tidak mengucapkan satu patah kata pun.., kenapa?". Mura hanya terdiam, Chandragupta berkata pada Mura"Aku pikir sana seperti ku bahkan kau tidak tahu, mengapa kita berdua melakukan ini untuk satu sama lain". Chandragupta menggengam tangan mura, ia berkata pada Mura"Apajah aku benar?". Muta menangis, Chandragupta berkata"menurut ku, kita tidak hanya berbagi hubungan budak / pelayan.., tapi itu lebih kuat dan lebih dalam dari ini".., aku bisa mengerti bahwa kau orang yang bisa memberi ku kedamian.., kau orang yang dapat menghentikan pencarian ku selana beberapa tahun, kau satu-satunya orang yang bisa memberitahu ku tentang ibu ku".., aku tahu dia milik Peeplivan".., Apakah kau tahu itu?". Mura hanya terdiam menlepaskan genggaman tangan Chandragupta, ia berbalik membelakangi dan menyembunyikan air matanya. Mura menjawab" aku hanya tahu bahwa pertempuran yang akan kau ikuti adalah pertempuran yang berbahaya, itu bukan hanya pertempuran tapi hukuman karena telah mencuri berlian yang ingin di betikan Dhananand kepada mu, Chandra!".., Chandra, ikuti saran ku, minta maaflah pada raja  dan hentikan pertempuran ini?".Chandragupta menjawab" aku ingin jawaban mu bukan saran mu.., jawaban yang terkait pertanyaan ku tentang ibu ku".. , Bisakah kau menjawab ku". Mura hanya terdiam. 

Chandragupta berkata pada Mura"baiklah, aku tidak akan pernah menanyakan apapun tentang masalah ini untuk selanjutnya". Mura terkejut.Chandragupta marah dan memalingkan wajahnya, Mura memanghilnya" Chandra!". Mereka saling terdiam. Mura berkata pada Chandragupta" jika kau telah memutuskan untuk berperang, izinkan aku setidaknya memberkati mu". Chandragupta berkata pada Mura"kau tidak akan memberikannapa yang aku inginkan.., jadi, aku juga tidak akan pernah menerima apa yang kau berikan, pergilah dari sini sekarang sebelum ada seseorang melihat mu bersama ku". Mura menangis dan pergi.

Dhananand menaruh kecia di dalan toples, Amatya Rakhsas berkata" Maafkan aku, yang mulia".., tapi prajurit yang kau pilih untuk perang membuat ku terkejut".., yang mulia, aku harap kau tidak menjadimpusat penghinaan selama bertahun-tahunnseyelah pertempuran ini". Dhananand berkata" lihat, Mahamatya.., aku menemukan kecowa ini kedalam wadah yang berisi air". Dhananand membuang kecowa keair, kecowa berenang. Rakhsas berkata" tapi dia tidak terlatih, yang mulia".., menurit ku Chandraguota bukanlah seorang pejuang dan bahkan skubyakin dia tidak bisa memegang pedang, besok seluruh dunia akan mengawasi kita di pataliputra.., jika Chandragupta kalah dalam pertempuran Sekeucus bukannhabta berhasil dalam niatnya tetapi Magadha juga akan dipermalukan karena kekalahannya". Dhananand meminta Rakhsas untuk diam, ia berkata pada Rakhsaa" mentri, kecowa itu  bergerak, artinya masih hidup meskipun aku memadukkannya ke wadah/ bejana berisi air". Ralhsas berkata pada Dhananand" cobalah untuj mengerti, yang mulia".., inu bukanlah waktunya untuk bermain-main.

Dhananand berkata" tidak.., tidak.., tidak.., ini saatnya betmain-main, menteri".., permainan hidup dan mati, permainan kemenangan yang terkuat". Dhananan tertawa, ia berkata" lihatlah itu, menteri.., kecowa itu adalah Chandragupta, itulah sebabnya aku memilihnya.., dia telah keluar dari situasi yang  paling sulit belakangan ini.., dia telah kembali dengan selamat dan menang".., aku telah melihat api yang aneh dalam dirinya, dia membakar situasi yang paling sulit dan dia membakar dalam api yang sama dan keluar lebih luat dari emas".., mentri, aku tidak tahu mengapa aku merasa bahwa dia pasti akan melewati rintangan ini seperti kecowa ini". Kecowa berhasil keluar dati genangan air.

Rakhsas bertanya" Bagaimana jika Chandragupta gagak melakukannya?". Dhananand menjawab"biarkan saja dia mati". Dengan pikiran bahwa dia tidak terkalahkan". Rakhsas menolaknya tidak, yang mulia".., kematiannya berarti kemenangan Seleucus".

Dhananand berkata pada Amatya Rakhsas" menteri, raja Magadha Dhananand adalah satu-satunya yang akan menang di Magadha.., tidak akan ada bedanya apakah itu hasil atau situasi itu ajan mengyntungkan untuk kita atau tidak.., tidak peduli apa hasil pertempuran besok, Seleucus tidak akan berhasil untuk menempatkan pasukkanya  di Magadha". Rakhsas berkata" semoga saja". Dhananand menatap Rakhsas.
Baju besi Chandragupta sobek, Chandragupta bertanya-tanya"apakah ada orang disana?". Seorang pepppnjaga lewat di lorong yang sama, ptajurit bertanya" apa yang terjadi?"Chandragupta menjawab"lihatlah baju besi ini sobek, bagaiman aku bisa melawan pertempuran dengan baju besi ini?" .., berijan aku beberapa baju besi lainnya". Prajurit berkata",pandu yang mengatur baju besi dan dia membeti tahu ku bahwa dia hanya punya baju besi ini yang sesuai dengan ujuran mu". Pandu datang dan menatao Chandragupta dengan penuh dendam dan kebencian dan berjalan pergi. Chandraguota kesal.
Suara Acharya Chanakya menyanar menjadi pria tua bungkuk berkata pada Chandragupta" cobalah pakai baju besi ini.., ini tegeletak tak terpakai diruang senjata.., mungkin ini akan berguna untuk mu". Chandragupta mengambilnya dan mengganti baju besinya" terima jadih banyak", ujar Chandragupta.
Chanakya  yang menyamar memperhatikan Chandragupta. Chandragupta berkata"aku tidak tahu mengapa, kau terlihat akrab untuk mu". Chanakya menjawab" kau benar sekali". Chanskya memperlihatkan wajahnya pada  Chandragupta. Chanakya berkata" ksu juga akan melihat ku di medan perang.., awasi terus dia". Chandragupta marah melihat Chanakya berkara" Brahmana berambilut terbuka, kau ada disini juga". Chanakya berkata" Chandragupta, jangan marah untuk yangbtidaj oerlubdan membuang waktu mu .., kau tidak akan bisa bertahan lama disana tanpa bantuan ku". Chandragupta berkata"lebih baik mati dari pada menerima/mengambil bantuan mu". Chandragupta pergi, Chanakya berkata"ingatlah ajaran ku ini, jika kau siap untuk mati.., kecerdasan selalu mengalahlab kekuatan.., teruslah mencaru ku terus-menerus di medan perang  dan cobalah untuk memahami indikadi/instruksi ku dengan benar". Chandragupta hanya terdiam.

Comments

Popular posts from this blog

CHADNRAGUPTA MAURYA 54 By Made Titis Maerani