CHANDRAGUPTA MAURYA 36

 By Made Titis Maerani


Index Sinopsis : Chanakya memberikan baju besi itu kepada Chandragupta dan memintanya untuk terus memecahkan kode gerakannya setelah tiba di arena. Dia menghilang setelah berbicara dengan Chandragupta. Segera, Chandragupta muncul di arena untuk kompetisi do or die. Keganasan Desmond bisa disaksikan oleh semua orang. Amatya Rakshas meragukan kemampuan Chandragupta, tetapi Dhananand tetap pada kata-katanya bahwa Chandragupta akan selamat dari ujian. Chandragupta menentang peluang dan mengalahkan Desmond setelah mengikuti isyarat Chanakya.

Acharya Chanakya menyamar menjadi pria tua bungkuk, Chanakya berkata pada Chandragupta"dengarkan saran ku baik-baik.., kecerdasan selalu mengalahkan kekuatan.., cari aku terus menerus di medan perang dan cobalah untuk.memahami isyarat ku dengan benar". Chandragupta matahbfan menolaknya" aku tidak akan pernah dengan mudah untuk mendengarkannya". Chandragupta pergi dan memanggil penjaga "tentara!". Beberapa prajurit penjaha datang, Penjaga bertnya" apa yang terjadi?". Lrtika chandragupya menunjuk " bhrahmana ini". Chandragupta berlari di temoat Chanakya bicara dengannya, Chanakya telah menghilang. Penjaga bertanya" apa yang terjadi?". Chandraguoya menjawab" tidak.., tidak ada, aku hanya berilusi.., kau boleh pergi". Chandragupta bingung menyentuh baju besi yang ia pakai.

Diluar istana, semua orang telah brrkumpul untuk berduel antara Chandragupta dan Dhananand, ketiga teman Chandragupta datang dan berdiri dianara kerumunan penonton, Mura juga berdiri di antara penonton.

Raja Dhananand datang, semua orang bersorak sorai untuknya dan memujinya. Dhananand bertanya pada Rakhsas" Anatya, dimana tamu istimewa ku?".., baik Seleucus di sini, maupun prajurit yang terkenal di dunia itu". Pengumuman di buat"  dalam pertempuran yang  diselenggarakan di Magadha, perwakilan Magadha prajurit Chandragupta yang berani, kuat dan hebat akan tiba". Pintu gerbang arena di buka, Chandragupta datang, semua penonton bersorak sorai untuk Chandragupta, Muta mencemaskannya. Chandragupta melihat kesekelilingnya dan tersenyum. Chandragupta berlutut dan mengusapkan tanah di dahinya, ia bersorak sorai untuk raja Dhananand, semua orang member isalam dan memujinya.

Chandragupta merasa tidak enak pada Mura, Mura memberikan restu pada Chandra namun kemarahannya menolak menerima restu darinya. Mura menitihkannair mata, Chandragupta berfikir" Maafkan aku, ibu Veerbadhra".., kau memberkati ku, tapi aju tidak menerima berkat mu dalam kemarahan".., aku membutuhkan restu yang sama dari mu hari ini". Mura memberkatinya kejauhan.

Seleucus datang  bersama dua pengawalnya menemui Dhananand. Amatua berkata",aku menyambut Seleucus, raja Yunani". Dhananand berkata" Raja Seleucus, aku berfikir sejenak bahwa kau dan prajurit mu tidak akan tiba disini hati ini".., dimana Desmond yang terkenal di dunia itu?"..,pikirkan sekali lagi, aku harap.kau tidak membuat kesalahan dengan tergesa-gesa". Seleucus menjawab" tidak raja Dhananand".., aku berdoa pada dewa untk pertempuran kita, aku telah mempersembahkan kurban.., pertempuran hari ini akan sepihak".., aku akan menang, yang mulia".

Dhananan berfikir sejensk, ia berkata pasa Sekeucus" aku pikir dewa mu belum menerima pengorbanan mu".., itulah sebabnya prajurit mu tidak terlihat". Seleucus betkata pada Dhananad" kau akan mendengarnya sebelum.kau bisa melihatnya". Desmond berteriak  dan datang ke arena, Chandraguota teekejut daat melihat Desmond yang kekar dan bertubuh besar. Muta dan ketiha teman Chandragupta terkejut, Durdhara tersenyum dan bertepuk tangan.

Seleucus bangga dengannkehadiran Desmond dan nyengir di menatap Dhananand.

Chandragupta ketakutan, Desmmond terus menjerit dan datang kecarena duel. Mura berdoa dalam ke khawatirannya" o leluhur peeplivan yang hebat, mohon rahmat-mu pada kami!".., tolong lindungi putra terakhir dari gatis ketirunan mu!".

Pandu dan Daaima bangunndari kursi mereka untuk melihat lawanndari Chandragupta. Pandu berkata" Chandragupta akan mati hari ini dan aku akan membalaskan dendam.., menekanndua tanda dengan satu pukulan". Daaima dan Pandu menyeringai.  


Seleucus bertanya pada Dhananamd" apakah kau lihat itu, raja Dhananand?".., Desmond ptajurit terkuat dari pasukan ku, pegulat ku yang paling ganas!".., tampaknya duel hanya akan berakhir dalan beberapa saat". Dhananand hanya diam dan lergi duduk di dinggasananya.

Amatya Rakhsas berkata" hari ini, atas perintah penguasa Magadha.., didini di tanah suci Magadha, duek yelah di persiapkan diarena".., kami punya Desmond, juara raja Seleucus.., dan mewakili Magadha kami punya Chandragupta, tidak ada hakim untuk duel selain kematian.., orang yang terakhir bertahan akan memenankann uel ini, orang yang tetap bertahan hidup akan menjadi pemenangnya!"..  Hanya ada satu aturan dalam duel ini.., kemenangan!'.

Amatya Rakhsas kembali ke tempatnya, duek dimulai, Chandragupta ketakutan dengan jerit Desmond, Acharya Chanakya muncul di antara deretan penonton menyanar menjadi pria bungkuk. Prajurit membetikan oedang dan prisai untuk masing-masing pasangan duel, Chnandragupta keberatan untuk memegangnya.

Dhananand terus antusias melihat duel antara Chandraguota dan Dhasmond yang berulang kali roboh di tangan Desmond. Desmond membuang prisai dan pedang ditangannyabdan kembali berteriak dan membuat Chandragupta terkejut ke takutan. Rakhsas bertanya pada Dhananand" tuan ku, apakah kau masih percaya dengan budak /pelayan ini?". Dhananand menjawab "ya Mahamatya (menteri)".., budak/ pelayannitu akan keluar menjadi pemenang". Chandragupta gemetaran. 

Chanakya berkata" Chandragupta, perhatikan instruksi/ isyarat ku dengan baik, kita hanya bisa menang jika kita berjuang bersama". Chandragupta ketakutan dan gemetar menghadapi Desmind yang berbadan besar, Desmond menantang Chandraguota untuk maju, Chandra nenyerang namun Desmond menghindar dan memegangi tangannya lalu menjambak rambut Chandragupta, semua otang Yunani bersorak sorai untuk Desmond. Durdhara, Pandu dannDaaima tersenyum ouas, Chandragupta menghenpaskanntangan dan menendangnya, Desmond tidak terpengaruh, Desmond memukuli Chandragupta begitu parah hingga terjatuh di tanah. Muta mencemaskannya "Chandragupta!'. Chanakya berkata" lihat aku, Chandragupta, namun Chandragupta kesakitan, mukutnya mengeluarkanndarah. Durdhara senang melihat kondisi Chandragupta dan bertepuk tangan, Duedgara berkata"apakah kau melihatnya, Shipra?"..,budak simbong itu membayar dosa-dosanya, dia dalah tingkah dengan ku , budak lemsh itu telah datang". Shipra hanya terdiam, Durdhara menatap Shipra dengan 

heran, Durdhara bertanya" sepertinya kau menghawatirkan budak itu, Shipra". Shipra tersadar dari lamunannya menjawab "tidak, putri.., kau benar.., budak itu layak mendapatkannya". Durdhara tersenyum puas, ia berkata"Dia melakukannya".

Semua penonton Yunani bersorak sorai menyemangati Desmond. Chandraguota bangkit, Desmond memegangi kaki saat Chandragupta menendangnya, Desmond mendorong hingga Chandragupta terpental jauh. Seleucus memperhatikan raut wajah Dhananand, Chandraguoya berusaha menyerang namun Desmind mengangjat tubuh Chandragupta ke udara dan membantingnya.

Durdhara tersenyum puas, Chandragupta teroentok tembok dan terjatuh ditanah dan tidak berdaya.Durdhara bahagia dengannkindis Chandragupta, Mura dan Chanakya mencemaskannya, Dhananand menundukkan kepala dan pasrah. Mura berkata" Chandragupta, bangun.., kau harus bsngkit seperti pejuang pemberani dan mengakhiri duel ini dengan kemenangan mu, bangun". Chandragupta bergerak dan membuka matanya, dan siao berdual. Desmond kembali memukulnya dan Chandra kembali terjatuh di tanah. Desmond mencengkram leher Chandragupta dan menganhkat tubuhnya kembali keudara. Chanakya berkata" lihat aku, Chandragupta". Chandragupta mendengar suara Chanakya yang neminta untuk melihatnya,  dan menatapnya. Chanakya berkata pada Chabdragupta" ingat aoa yang aku katakan". Chandragupta nengingat kata-kata Acharya Chanaya bahwa kecerdasann adalah sifat yang di sukai dari pada kekuatan fisik. Kilas balik berakhir

Chandraguota melihat isyarat Chanakya untuk mencolok mata Deshmon dan memukulnya, Chandragupta mulai melawan ia menendang Desmond dan melompat, Mura senang mekihat Chandraguota telah bangkit. Durdhara, pandu dan Dasima kecewa. Dhananand terawa senang, Chandragupta melihat isyarat Chanakya untuk menggulung rantai kalung di kepalan tanganya dan memukul Desmond  dengan gelang milik ibunya, dan memukul wajah Desmond dan semua otang bertepuk tangan, isyarat Chanakya untuk memukul bagian kaki Desmond dan memukuli wajahnya bertubi-tubi. Isyarat untuk memukul perutnya dannkembalu memukul wajahnya akhirnya Desmond tumbangbditangan Chandragupta. Desmond menghembuskan nafas terakhirnya, Dhananand tersenyum, Seleucus kesal karena kalah. Mura yerdenyum bangga, semua warga Magadha bertepuk tangan dan bersorak sorai untuk Chandragupta. Durdhara kecewa,  Pandu dan Daaima saling menatap kesal. Chandragupta bersorak dorai untuk Dhsnsband dan semua orang mengikutinya. Chabdragupta melirik ditempat Chanakya berdiri namun Chanakya telah hilang, Chandagupta bertanya-tanya",kemana Acharya rambut terbuka itu?". Mura terdenyum menatap Chandragupta.







Comments

Popular posts from this blog

CHADNRAGUPTA MAURYA 54 By Made Titis Maerani