CHANDRAGUPTA MAURYA 37

 By Made Titis Maerani


Index Sinopsis : Chandragupta dinyatakan sebagai pemenang kompetisi do or die. Segera, Seleucus mengalami penghinaan besar karena dia harus dengan enggan memuji Dhananand di depan umum. Chandragupta dipanggil di ruang sidang tempat Dhananand memaafkan kesalahannya sebelumnya. Dhanand memberinya gelang di mana dia bisa bertemu Dhananand kapan saja. Selanjutnya,  Dhansnabd mengizinkan Chandragupta untuk mengambil cuti selama beberapa hari untuk menyelesaikan urusannya yang belum selesai. Kemudian, Chandragupta menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Chanakya dan kemudian memintanya untuk menunjukkan jalan ke Peeplivan.

Karena mengikuti semua isyarat Acharya Chanakya, Chandragupta berhasil mengalahkan Desmond. Mura terdenyum bangga menatap Chandragupta.

Amatya Rakhsas  berkata" pemenang kompetisi adalah wakil dari ptajurot taja Dhananand.., Channdragupta".

Pandu dan Daaima kesal, Durdhar kecewa atas kemenangan Chandragupta.

Dhananabd berkata" sekarag sesuai degan kondisi ditetapkan sebelum kompetisi, Raja Yuani, Seleucus.., ajan menhumumkan sesuatu di depan kalian semua!". Pelayan membawakan segulung surat pidato untuk Seleucus.

Seleucus membaca tiap lembaran isi pidatonya" Aku raja Seleucus.., menerima kekalahan ku dari kehebatan Raja Dhananand dan Magadha, ditengah tanah Magadha".., Kaisar Dhananand adalah harta karun pengetahuan, dia lebih kuat dan berani dari pada ribuan singa.., kekuatannya tidak hanya bisa menghancurkan manusia tapi juga gunung yang perkasa". Seleucus membacakan setiap lembar gulungan pidato yang disiapkan Dhananand. Seleucus menghentikan, Dhananan meminta agar Seleucus meneruskan berbicara karena Dhananand mebdengarkannya secara seksama. Dhananan meminta Sekeucus untuk terus berbicara. Selecus melanjutkan membacanya" Dan semua pujian di dunia tidak cukup untuk memuju raja Magadha.., aku menerima bahwa di bawah pemerintahan raja Dhananand kerajaan Magadha aman dan kerajasn tidak membutuhkan siapapun untuk menjaganya.., aku menerima bahwa raja Dhananand harus tetap tak teerkalahkan dan memerintah seluruh dunia".., Aku Seleucus menerima kekalahan ku, Raja Magadha akan selalu  dan akan selalu menjadi  yang terbaik dari semuanya". Dhananand tertawa. Chandraguota bersorak sorai untuk Dhananand. Seleucus kesal. Dhananand memeluk Seleucus.

Sthulbadhra berkata pada Acharya Chanakya" Luar biasa !".., Acharya, kau luar biasa!".., hari ini aku jadi tahu kena0a orang menyebut mu licik, strategu mu luar biasa!".., kau hanya menggunakan satu berlian untuk memikat tiga orang, kau sekaligus mengubah antara Dhananand dan Seleucus satu sama lain dan Chandra, kau telah membuatnya berhutang lagi, aku memuji kecerdasan dan deplomasi mu". Indera menimpali " meskipun Chandra tidak menerimanya, tapi kami oercaya kejelian mu". Dhoomkethu setuju dengan pendapat Indera" Ya, Acharya.., sekarang kau sudah dekat dengan tujuan mu untuk menyatukan India". Sthulnadhta berlata" ya, apa yang akan di katakan Chandra?".., hai Brhamana dengan rambut yang tidak terikat/terkepang, jalan kita tidak akan bisa satu.., tapi hari ini kemenangan bersejarahnya  aksn mengubah segalanya, kau telah menyelamatkan hidup Chndragupta".., beritahu kami Acharya, apa rencana mu selanjutnya untuk Chandra?".., apa jalan baru yang akan kau tunjukkan padanya?".., beritahu kami".

Chanakya menjawab" jalan yang akan membawanya ke asal keberadaanya, karena sampai keingintahuan Chandragupta untuk mengetahui tentang ibunya mereda tidak akan mungkin membuatnya mencintai tanah airnya".., jadi sekarang.., sekarang oerjalanan itu akan segera dimulai yang akan membangkitkan tanggung jawab terhadap ibu dan tanah airnya".

Raja Dhananand berkata pada Chandragupta di majelisnya" aku ingin menghukum mu, tapi kemenangan mu membuat ku senang".., kemenangan mu tudak hanya membuat ku bangga tapi juga menunjukkan pada Seleucus nilainya". Chandragupta menjawab" akubharus menang, yang mulia".., karena pertanyaanya bukanlah kemenangan atau kekalahan ku, tapi harga diri mu yang di pertaruhkan". Senyum di wajah Mutlra lenyap. Chandragupta berkata pada Dhananand" selama aku hidup martabat mu tidak akan pernah teroda". Dhananand suka dengan pujian Chandragupta" masih ada masalah di antara kita dan itu adalah hambatan".., Seleucus menugadkan mu untuk mencuri berlian, tapi kau tidak bisa mengatakan yang sebenarnya.., karena kau tidak punya caea lain untuk memberitahu ku, jadi aku mempersembahkan/ mengadiahkan gelang ini untuk mu.., setelah kau memakainya kau bisa bertemu dengan ku kapan pun kau mau". Rakhsas terkejut.

Dhananand berkata pada Chandraguota " tidak hanya itu dengsn menggunskan gelang ini kau bisa bertemu dengan ku kapanpun kau mau, sekarang tidak ada lagi formalitas atau halangan di antara kita". Chandragupta berkata pada Dhananand" Rahmat ku tidak tertandingi, yang mulia.., terima kasih". Chandragupta bersorak sorai sendiri untuk menyenangkan Dhananad. Dhananabd tersenyum, ia berkata pada Chandragupta" sebelum kompetisi ini ada beberapa orang yang sepenuhnya percaya bahwa kau akan mati selama kompetisi". Dhananand menatap Amatya Rakhsas. Dhananand berkata pada Chandragupta" tapi kau membuktikan  ketakinan dan pandangan kedepan ku benar!".., jika kau menginginkan sesuatu selain hadiah ini.., minyalah tanpa keraguan". Chandragupta berkata pada Dhananand " jika kau mengijinkan aku, bolekah/ bisakah aku mengambi cuti dalam beberapa hari?". Senyum Dhananand hilang dan menjadi amarah. Chandragupta berkata pada Dhananand" aku menginginkannya karena aku punya pekerjaan penting yang harus di selesaikan". Dhanaband meragukan akasan Chandragupta"kerja?"..,meninggalkan?". Dhananand memakikan hadiah gelang pada Chandragupta dan bertanya",apakah itu untuk melengserkan ku menjadi pekerjaan penting mu?". Chandraguota terkejut ketika beberapa ptajurit mengarahkan pedang dan berjakan menghampirinya. Dhananand berkata pada Chandragupta" kau ingin mengajari ku cara memerintah.., kau ingin merebut tahta dari ku".., kau ingin menghulingkan ku!". Bebersoa rajurit yang mengelilingunya akan menyerang, Chandragupta berteriak ketakutan" tidak, bahkan aku tidak pernah bermimpi untuk melengserkan mu!". Dhananand mentertawakannya, semua rajurit mundur.. Dhananand menarik baju Chandragupta berkata" aku tahu kau bisa memimpikannya karena kau memiliki semua kualitas, tapi kau tidak dapat melakukannya!".., itu karena kau bukan orang bodoh". 

Chandragupta berkata pada Dhnanand" tidak diragukan lagi yang mulia, hanya orang bodoh yang akan mencoba untuk menggantikan mu.., kau.., kau dewa Magadha.., lagi pula siapa yag akan menggantikan tempat dewa?". Dhananand menyuruh Chandraguota untuk pergi dan kembalilah setelah kau menyelesaikan tugas mu". Chandraguta pergi.

Acharya Chanakya membuat sketsa singa dengan biji-bijian, ketiga temen Chandraguptkagum melihatnya, Indera berkata" itu seperti gamar.., tapi aku bertanya-tanya" kenapa kau membuang-buang waktu mu dan juga seni mu untuknotang bodoh seperti kami?". Sthulbadhra berkata" ya Acharya".., mengapa kau tidak mengubah seni mu menjadi sumber penghasilan?".., kamu akan menambahkan karya seni mu, otang-orang diseluruh dunia akan datang untuk membeli karya seni ini".., mereka pasti akan memuji, dan kau.., kau akan menjadi terkenal, Acharya".

Chandraguota datang berkata"maafkan aku Acharya, tapinaku sedang terburu-buru".., aku ingin berterima kasih karena telah membantu ku di arena". Acharya Chanakya hanya diam. Chandragupta pergi, Sthulbadhra bertanya pada,Chandragupta",mengaoa kau terburu-buru?".., datanglah kesini dan lihatlah.., dia telah menghabiskan sepanjang waktu untuk membuat karya senu ini.., hanya tahap terakhir yang tersisa, datanglah".Chandragupta kagum dengan seni Acharya Chanakya" Luar biasa!".., Acharya, karya seni mu luar biasa

Namun Chanakya menghancurkannya dalam sekejap, Chandragupta dan ketiga  temannya terkejut. Chandraguota berkata pada Chanakya" kau benar-benar gila".., kau bekerja keras sepanjang malam dan kau membuat desain yang begitu indah tapi kau menghancurkannya dalam sekejap.., kenapa?". Chanakya menjawab " seandinya aku tidak menghancurkannya. itu akan menghancurkan ku, kesombongan membuat hal yang begitu indah pasti ada di kepala ku.., aku akan menagnggap diri ku sebagai pencipta, pencipta hebat yang bisa menciptakan apa saja dan kesombongan itu akan membawa ku pada kehancuran ku". Chandragupta berkata pada Chanakya "aku mengerti, kau mengatakan kepada ku bahwa aku tidak boleh sombong setelah mengalahkan Desmon". Chanakya mengatakan" jangan biarkan pencapian apapun menjadi identitas  mu, Chnadaragupta.., atau itu akan menghilangkan identitas mu dari diri mu".., ini akan memperngaruhi cara berfikir dan memutuskan, ini akan menghiasi mu dengan kesmombongan bahwa kau bisa melakukan hal yang mustahil, beberapa tugas mustahul masih belum kau lakukan.., sama seperti mu, saat kau berfikir untuk pergi ke Peeplivan". Chandragupta terkejut "Apa?".., bagaimana ku bisa tahu bahwa aku sedang berfikir untuk pergi ke Peeplivan?". Chankaya menjawab "Kau  tidak datang  kesini hanya untuk berterima kasih saja  kepda ku.., sambil membawa lambang Peeplivan". Chandragupta mengelurkan lambang itu dari sabuknya, Chanakya mengatakan "tapi izinkan aku memberitahu mu bahkan sebelum kau bertanya, pergi kesana adalah tugas yang sangat berbahaya". Chandragupta dan Acharya Chanakya hanya terdiam.

Mura menangis di depan musium dimana baju besi dan senjata milik mendiang suaminya di saimpan, ia menyentuh sendal Chandravardan, Mura berkata " Apakah kau akan  merasa bangga, cinta ku?".., puta mu telah memenangkan pertemptran pertamanya, kemenangan pertamanya  melawan penyerbu Seleucus itu!".., segera akan fajar hari, ketika putra ku mengalahkan musuh terbesar negeri ini!".., dia kan membunuh Dhananad!".., bahkan hari ini setelah bertahun-tahun aku masih bisa melihat momen itu di depan ku!".., bagaimana Dhanand memblokir semua jalan (Rute) ke Peeplivan setelah mengalalahkan Peeplivan, sehingga Peevlipan terputus dari seluruh dunia, bahkan klan Prajuirt mati perlahan. sambil mengenang kemakmuran dan kejayaan mereka"

Chandragupta mengikuti Acharya Chanakya di belakang berkata "Acharya Chanakya.., jawaban atas keberadaan ibu ku ada di Peeplivan?".., aku harus pergi kesana". Acharya Chanakya hanya terdiam dan terus berjalan, Chndragupta berlari dan berdiri di hadapannya berkata "Acharya.., sekarang aku mengerti  bahwa kau membantu orang sesuai dengan kemauan mereka dan kau membantu mereka.., jadi katakanlah pada ku sekaligus.., bagaimana aku bisa sampai ke Peeplivan?". Chankaya mengatakan pada Chandragupta "ketika meminta bantuan pada sesorang harus sopan". Chandrgahupta kesal dan berkata pada Chanakya " Jadi Acharya Chanakya!".., maukah kau menggukan pengetahuan mu yang cemerlang untuk menerangi  jalan ku menuju ke Peeplivan?".., apakah kau tidak seperti itu?". Chandragupta diam sesat dan berkata pada Chanakya "Acharya,  hanyalah kau yang bisa membantu ku".., mohon bimbingannya, bantu aku untuk sampai di Peeplivan". Chankaya tersenyum, ia berkata pada Chandragupta dan setuju padanya "sepakat, aku akan membantu mu untuk sampai ke Peeplivan". Chandragupta tersenyum senang menatap Acharya Chanakya, ia berkata "terima kasih. Acharya.., terima kasih". Chanakya mengatakan pada Chandragupta "Tapi sebelum itu kau harus mencuri sesuatu sebelum melanjutkan perjalanan mu". Chandragupta tersentak menatap Acharya Chanakya. Chandragupta berkata "Apa?".., aku harus mencuri lagi?". Acharya Chanakya menganggukan kepalanya.Chandragupta berkata pada Chanakya "Kau ingin menjadikan ku seroang kaisar dan sekrang kau merubah ku menjadi pencuri?". Chanakya hanya terdiam.

Mura menyentuh pedang milik mendiang suaminya berkata"kerajaan yang dulunya di kenal sebagai lambang  dan tanda supermasi  para pejuang dan kemakmuran itu  kini terperangkap dalam kegelapan dan kesengsaraan, bahkan burung-burung takut untuk membuat sarang disana tapi Chandra telah menyalakan kembali  dan memperkuat keyakinan ku".., Selama aku masih hidup, aku akan melawan setiap bahanya dan kesulitan  yang menghadang ku sehingga aku dapat melihat  hari ketika putra ku, putra kami  bersatu dengan akar dan keberadaannya dan dia akan kembali membawa kemuliaan Peeplivan., bukan hanya Peeplivan tapi dia akan membalas semua kekejaman  yang dilakukan Dhananad dengan membuat Dhananad membayarnya!".., Chandragupta kami!". Mura mengangkat pedang keudara. Layar terpecah menjadi dua anatara  Chandragupta dan Mura.





Comments

Popular posts from this blog

CHADNRAGUPTA MAURYA 54 By Made Titis Maerani