CHADNRAGUPTA MAURYA 53 By Made Titis Maerani

 

Index Sinopsis : Chandragupta memutuskan untuk melacak tempat rahasia di mana harta Dhananand disimpan. Chanakya menyarankan dia untuk mencari bantuan dari Sthoolbhadra dan yang lainnya untuk menyelesaikan misi. Chandragupta membuat rencana dan mengimplementasikannya. Meskipun usahanya, Amatya Rakshas menipu dia di pantai Gangga dan berhasil menyembunyikan harta karun itu. Chanakya memberikan beberapa saran kepada Chandragupta setelah kegagalannya. Menggunakan kecerdasan Chanakya dan bantuan dari teman-temannya, Chandragupta akhirnya menemukan lokasi harta Dhananand. Di tempat lain, Dhananand mengetahui dari Durdhara bahwa seseorang mencoba merampok hartanya.

 

Sthulbbadhra mengatakan "Bagaimana bisa seorang raja bisa begitu serakah  dan jahat sehingga dia bisa merampok rakyatnya dan membuat mereka untuk membayar pajak keamanan?".., menjijikkan". Chandragupta tersenyum, Indera bertanya pada Chandragupta "Bagaimana kau bisa bahagia krenannya?". Chandragupta menjawab "Karena kesempatan baru ini telah meredakan amarah ku". Dhumkethu bertanya "kesampatan?".., apa yang kau bicarakan?". Acharya Chanakya mengatakan " Uang yang telah dirampok Dhanand dari orang-orang Magadha, dia pasti akan mengirimnya ke tempat rahasia itu, ini akan menjadi kesempatan untuk Chandragupta untuk mendapatkan kembali uang itu". Chandragupta mengatakan pada Acharya Chanakya"Acharya, Jika kau tidak bergitu menjadi pemarah dan sulit kita pasti akan menjadi teman terbaik.., pada catatan ini maka berikanlah aku tepuk tangan". 

Chanakya bertanya pada Chandragupta "apa rencana mu?". Chandragupta mengatakan pada Chanakya "Apa rencana ku?".., aku akan mengikuti kereta itu lagi menuju ketempat rahasia dari sitana kerajaan, tapi kali ini aku pasti akan memastikan tidak akan ada yang akan melihat ku". Acharya Chanakya mengatakan pada Cahndragupta "Tidak kau tidak akan melakukannya". Chadnragupta dan ketiga temannya terkejut, Cahdnragupta bertanya pada Acharya Chanakya "Tidak, apa maksud mu?". Chankya menjawab " Maksud ku, Jika kau pergi sendiri kau akan melakukan perjalanan lebih cepat, tapi jika kalian berempat pergi bersama-sama maka kau akan melakukan perjalanan yang jauh". Sthulbadhra bertanya "Apa maksud mu?".

Chandragupta menjawab "Itu artinya bahwa aku tidak akan pergi sendirian, tapi kita semua akan membentuk pasukan  dan menemukan tempat rahasia  dimana Dhanand telah mengumpulkan harta kekayaannya". Sthulbadhra berkata "Oh, ini ide yang sangat bagus". Chandragupta bertanya pada Acharya Chanakya " Kau mengatakan bahwa kita harus bergerak bersama  untuk melakukan perjalanan yang jauh.., sekaramg katakan pada ku, bagaimana kita akan bersatu dan menemukan tempat rahasia Dhananad?". Chanakya menjawab "Kau harus menemukan solusinya sendiri, tapi sebelum pergi  tapi aku ingin memebrikan mu pelajaran.., ingatlah  bahwa kalian berempat memiliki keperibadian  yang berbeda dan pemikiran  yang berbeda". Acharya Chanakya berjalan pergi. Sthulbadhra berkata "Acharya Chanakya tidak meberitahu  pada kita apa rencananya tapi hanya meninggalkan teka-teki". 

Chandragupta menjawab "Dia sudah pergi karena telah memberikan kepada kita kunci utama rencanannya.., sekarang dengarkan aku baik-baik bagaimana kita akan menemukan kekayaan rahasia Dhananand bersama-sama.., malam ini kekayaan yang telah dicuri dari rakyat Magadha  akan di bawa ke tempat rahasia itu,  segera setalah Amatya Rakhsas  dan prajuirtnya memuat kereta dengan harta, Indera akan pergi ke Sthulbahdra.., Sthulbadhra akan menunggu di dapur kerajaan dengan dalih membersihkannya, setelah Indera segera memeritahu Sthulnbahdra bahwa kereta yang membawa kekayaan telah meninggalkan tempat istana, maka Sthulbahdra akan memberitahukan pada kita dengan menggunakan asapkhusus dimalam hari,  ketika kompor didapur kerajaan padam mengeluarkan asap , jika tidak ada yang curiga segeralah setelah sthulbahdra mengirimkan sinyal , Dhumkethu dan aku akan waspada".  Dhumkethu berkata "Mereka telah meninggalkan istana, Chandra, apakah kau sudah siap?". Chandragupta mengenakan pakian tentra menjawab "aku akan selalu waspada". Chandragupta menutp wajahnya". Dalam perjalanannya, Amatya Rakhsas mengatakan pada semua prajuritnya "Siapapun yang berusaha untuk mencuri harta kekayaan akan mencoba kelmabli untuk memenuhi tujuannya.., jadi, kita harus berhati-hati", apakah kalian semua siap?". Prajurit  menjawab dengan kompak "Ya, kami siap". Chandragupta dan Dhumkethu terus mengikuti rombongan kereta dan bersembunyi di balik pepohonan besar.

Chandragupta berkata "Situasi yang akan menentukan kita untuk mengacaukan pelanggaran keamanan yang terjadi terakhir kali, Amatya akan lebih banyak memerintahkan (menunjuk) lebih banyak tentara, tidak ada situasi yang lebih baik dari pada keramian, kita akan menggunakannya sebagai keuntungan kita dan aku akan menggantikan salah satu prajuirt  untuk bisa menemukan harta kekayaan milik Dhananad". Chandrgupta menggantikan prajuirt yang telah diserangnya secara diam-diam.

Amatya Rakhsas memebrhrentikan kereta di sungai gangga, para prajuirt menurunkan semua harta kekayaan milik Dhanand, di bawah pengawasan ketat Amatya Rakhsas, Rakhsas meminta agar semua prajurit bekerja dengan cepat, dua orang prahurit lainnya turun dari kuda. Chandragupta mengikuti mreka dari belakang, Chandrgupta berfikir "kemana mereka akan membawa harta karun itu melewati sungai gangga?". Amatya Rakhsas memerintahkan pada para prajuirt untuk membawakan perahu yang tertutup dahan pepohonan, semua harta karun dinaikkan ke atas perahu. Amatya Rakhsas berkata kepada para prajuitnya "Yang tidak mempunyai gelang khusus mundur dan tutun dari perahu". Semua Prajurit tanpa gelang khusus menyingkir dan menjauh, Chandragupta melihat gelang khusus di tangan para prajuirt. Amatya Rakhsas naik ke atas perahu dan meminta pada semua prajurit untuk membalikkan badan, ketika Chandragupta berbalik perahu itu telah menghilang dari sungai yang penuh dengan kepulan asap. Chandragupta yang terkejut bertanya-tanya "kemamana perahu itu pergi?".., sekrang bagaimana aku akan menemukan tempat rahasia itu?".

Keesokan paginya, Chandragupta kembali ke Ashram Acharya Chanakya. sementara itu Acharya Chanakya mengasapkan ruangan. Chandragupta berkata kekcewaannya "Kita telah kehilangan kesempatan lagi!".., aku tidak dapat menemukan dimana dan bagaimana mereka membawa harta itu melewati sungai gangga!".., terlebih lagi, Acharya yang agung ini hanya bisa menyebarkan asap  bukannya berencana untuk menemukan harta karun rahasia itu".., kalian tiga, tanyakan padanya apa yang harus kita lakukan dan kalian bertiga".., Ketiga teman Chandragupta menghilang, Chandragupta panik dan memanggil mereka bertiga. Asap semakin tebal, Indera, Dhumkethu, Sthulbadhra, dimana kalian?".., Indera". Chanakya mengatakan pada Chandragupta "mereka telah menghilang dalam kepulan asap yang telah disebabkan oleh ku, jika kau bisa menemukan teman mu, maka kau akan mendapatkan jawaban atas pertanyaan mu". Chandragupta mengatakan pada Chanakya "Ini sangat konyol, jika aku tahu bahwa mereka bertiga ada disekitar sini, kenapa aku harus mencari mereka?". Ketiga teman Chandragupta keluar dari kepulan asap berkata "Chandra, kami ada disini". Chandragupta terkejut berkata "Hay, kalian bertiga berdiri di belakang ku, lalu bagimana aky tidak bisa menemukan kalian?". Acharya Chanakya menjawab "Karena mereka bertiga bersembunyi di balik asap ini, ini bukan hanya asap tapi juga layar, ku harap kau telah menemukan jawaban atas pertanyaan mu". Chandragupta berkata pada Chanakya "Aku telah menemukannya, Amatya Rakhsas telah menciptakan asap di sungai gangga untuk menipu kita dan itu adalah sebuah layar, itu untuk kita berfikir bahwa dia telah membawa harta itu sangat jauh melalui sungai gangga, tapui sebetulnya dia tidak pergi kemana-mana.., apakah aku benar?". 

Chanakya berkata pada Chandragupta "teruslah berbicara, aku mendengarkan mu". Chandragupta berkata "tapi hanya ada air, dan itu adalah air sungai gangga dan mengalir bebas, itu artinya".. Chankya menjawab "Kau berada dijalan yang benar, kau telah membaca situasi dengan benar". Chandragupta berkata "Jadi.., Dhanand telah menyembunyikan harta karun rahasianya disana, tidak ada yang bisa membayangkan  untuk bisa sampai atau mencari harta karun itu disana, dikedalaman air sungai gangga, harta karun Dhanand tersembunyi di dasar sungai.., tempat dimana tidak ada orang lain selain Dhanand yang bisa sampai.., Dhannad perenang terbaik dinegara ini.., jadi baginya untuk sampai tempat rahasia itu  disadar sungai gangga sangat mudah untuknya.., luar biasa ini sangat sulit dipercaya".., bahkan jika kita tahu bahwa Dhanand telah menyembunyikan harta rahasianya didasar sungai gangga tapi tetap saja akan ada masalah.., dimana dia menyembunyikan harta karun di sungai besar itu?".., sekarang, bagaimana masalah ini akan di selesaikan?". Acharya Chanakya menjawab "Aku punya solusi untuk mengatasi masalah ini". Chandragupta dan ketiga temannya terkejut, Chanakya meminta agar mengikutimya.

Chanakya mencampurkan antara minyak dan air, Sthulbadhra mengatakan pada Chanakya "Acharya, minyak ini!:.., aku telah menyimpannya untuk menggoreng beberapa putis".., dengan menambahkan air kedalamnya kau telah merusak air dan minyak, sekarang aku tidak bisa lagi menggoreng puris kedalam minyak ini dan ir ini juga tidak bisa digunakan untuk menghilangkan rasa haus sesorang, apa yang akan kau lakukan pada kami dengan melakukannya?". Chankaya menjawab "Aku hanya ingin memebritahu mu bahwa minyak selalu mengapung di atas air". Chandragupta dan ketiga orang temannya melihat minyak dan air terpisah. Chandragupta mengatakan pada Chanakya" Ya, tapi kami juga tahu itu". Chankya mengatakan "kemudian pelajari juga perbedaan antara minyak dan air akan membawa mu ke harta rahasia Dhananad". Chandragupta tersenyum menyadari kata-kata Acharya Chankya dan menatapnya, Chandragupta berkata "aku mengerti ari dari kata-kata mu, Achatya". Chankaya tersenyum. Chanakya mengatakan kepada Chandragupta dan ketiga temannya "Ketika  kau sudah bisa untuk memahaminya maka buatlah ketiga teman mu mngerti juga". Acharya Chanakya pergi meninggalkan Chandragupta dan ketiga temannya. Chandragupta berkata padaketig temannya "Indera dan Sthulbadhra,  kalian berdua harus memastikan  bahwa koin yang dibawa dari tempat Dhanand ke tempat rahasia Dhanand  dilapisi dengan minyak, aku akan mmebhasai perhu itu dengan minyak yang akan membawa semua uang.., jika kita melakukannya  maka tidak akan ada yang bisa menghentikan ku untuk sampai pada harta rahasia itu".

Malam hari, Amatya Rakhsas kembali mengawasi semua prajuirt saat mengangkut harta karun milik Dhanand untuk di bawa ke tempat rahasia. Indera dan Sthulbadhra mengawasi mereka. Indera membawa karung dan Sthulbadhra mengatakan "Perlengkapan dapur ada disini, ayo cepat bawalah kesini". Sthulbahdra meminta pada pelayan pria untuk menurunkannya, Sthulbadhra dan Indera berpapsan di tangga dengan membawa karung di tangan mereka, Indera menaikan harta karun kekerta yang telah di siapkan. Sementara itu, Chandragupta datang ke perahu yang disembunyikan oleh ranting kering, Cahndragupta berkata "aku harus segera membasahi perahu ini dengan penuh minyak, Indera dan Sthulbdhra akan melapisi semua karung uang  dengan minyak".

Dengan sengaja Sthubadhra menjatuhkan bejana berisi minyak didepan kereta pengangkut harta karun  dan Amatya Rakhsas menegurnya "Sthulbadhra, apa yang kau lakukan?".., tidak bisakah kau berjalan dengan benar?".., kau memcahkan wadah minyak!", Sthulbadhra meminta maaf pada Amatya Rakhsas  "Maafkan aku, Amatya.., aku akan meminta sesorang untuk membersihkannya dengan cepat". Sthulbadhra pergi. Indera sengaja menjatuhkan karung dan menyeretnya ke tanah yang penuh dengan tumpahan minyak dan menaikkan karung ke atas kereta. Chandragupta melapisi seluruh permukaan luar perahu dengan minyak, Indera menyeret karung lainnya di tanah yang terkena tumpukan minyak, Indera berfikir "Pekerjaannya telah selesai, semua karung yang berisi uang telah dilapisi dengan minyak". Chandragupta menutupi kembali perahu dengan ranitng pohon kering, Sthulbadhra datang dengan membawa lap dan membersihkan tumpahan minyak dan memperhatikan beberapa karung telah berhasil terkena minyak, kereta ditutup. Amatya Rakhsas mengatakan pada semua prajurit yang dipercayakan untuk mengangkut semua harta karun itu "Ingat tidak ada perlanggaran keamanan, jika itu terjadi  maka kalian semua akan tahu konsekunesinya.., berangkat!". Kereta dan semua pasukan telah meninggalkan istana. Indera dan Sthulbadhra tersenyum puas.

Acharya Chanakya, Chndragupta dan ketiga temannya datng kesungai gangga untuk mengawasi dan bersembunyi di balik pepohonan, perahu yang digunakan untuk mengangkut harta karun Dhanand berlayar ditengah sungai gangga. Chankya mengatakan "Amatya Rakhsas akan kembali ke istana setelah menyetorkan uang dari ini ke tempat rahasia". Perahu telah sampai tujuannya, Amatya Rakhsas turun dari perahu dan membawa kembali semua prajurit "Ayo". Acharya Chankya mengatakan "Amatya Rakhsas dan  tentaranya telah pergi jauh.., kalian semua bisa keluar". Acharya Chanakya, Chandragupta dan ketiga temannya keluar dari tempat persembunyiannya. Chanakya mengatakan "Ayo". Mereka berdiri di tepian sungai gangga, Sthulbadhra mengatakan "aku masih belum bisa memahami  mengapa kami harus melakukan semua hal yang telah kami lakukan, maksud ku.., mengapa Chandra membasahi perahu dengan minyak?".., mengapa Indera harus melapisi karung uang dengan minyak?".., dan kenapa aku harus kehilangan puri ku?".., apa artinya semua ini?". Chankya mengatakan pada Chandragupta "redakan rasa ingin tahu merereka". Chandragupta membidikkan anak panah ke arah sungai.

Dhanand sangat senang dengan kuda hitam pemberian putri Durdhara "Luar biasa.., kau benar-benar luar biasa, adik ku tersayang, kau telah membawakan ku seekor kuda yang bisa menandingi  kuda lambat, Toofan!".., tapi aku ingin tahu  bagaimana kau bisa memilihnya". Durdhara mengatakan pada Dhanand "Aku telah mendengar dari tentara khusus kita berbicara tentang bagaimana kiprh kuda ini telah memperingatkan mereka akan kehadiran pencuri". Dhurdhara menceritakan semuanya pada Dhanand tentang arah kuda yang aneh dan Amatya Rakhsas menyadari bahwa pencuri telah membututi mereka dan bersembunyi dibawah kereta dan Amatya Rakhsas meminta pada tentara untuk menyerang  bagian bawah kereta dan pencuri yang tidak lain adalah Cahdnragupta kabur dengan menunggangi ida saat asap tebal menyelimuti pandangan mereka. kilas balik berakhir.

Durdhara bertanya pada Dhananad "Jadi kakak, apakah kuda ini tidak gesit, cerdas dan setia?". Mendengar cerita itu wajah Dhanand menjadi sangat kesal. Durdhara mengatakan pada Dhanand " bukankah Kuda itu layak untuk Raja Magadha?". Dhanand menaruh curiga bertanya-tanya "tentara khusus?".., mereka hanya melakukan tugas untuk membawa semua harta kekayaan ku ketempat rahasia, itu berarti ada sesorang akan merampok harta rahasia ku.., siapa yang sudah berani untuk melihat harta karun ku?". Sementara itu, Chandragupta membdidik ke arah sungai dengan anak panah berapi dan melepaskan anak panah ke air sungai dan api menyambar mengikuti jejak tumpahan minyak.

Chandragupta mengatakan "jejak minyak yang diterang api akan membawa kita ke tempat rahasia itu". Lidah api menyebar mengikuti jejak minyak yang teringgal di air sungai, Chandragupta mengatakan " Itu adalah tempat rahasia harta rahasia Dhanand disembunyikan, aku akan datang untuk mengambil harta rahasia mu Dhananad". Dhanand berfikir dalam kemarahannya "Aku harus menemukan orang itu.., orang yang siap untuk mencuri harta ku". Layar terpecah menjadi dua antara Dhanand dan Cahndragupta.

Nasehat Chankaya (Niti Chanakya) :" Jika kita tidak bisa melihat wajah  kita di cermin,  maka kitabakan mencoba untuk membersihkan cermin dan pantulannya menjadi jernih kembali, tapi bagaumana jika jita tidak bisa melihat pantulan itu dengan jekas bahkan setelah cermin di bersihkan?"..,  perbahkah kita berfikir apa yang terjadi?".., karena berkali-kali kotoran itu bukan di cermin,  tapi mengaburkan mata kita untuk tidak dapat nenemukan tujuan kita, maka itu tidak perlu kita lakukan,  jalan dan cara berfikir mu juga bisa salah, jadi pada saat-saat teryentu, kita,garua menjernihkan pengelihatan kita, bukan cermin".., etika ku, takdir mu".

Episode Mendatang : Dhanand berkata" Amatya pasti menyaksikan kejadian dengan pencuri itu, pencuri yang mencuri harta ku, aku harus menemukannya seceoat mungkin"


 


Comments

Popular posts from this blog

CHADNRAGUPTA MAURYA 54 By Made Titis Maerani